- Kompetisi standup jadi ajang para komika adu kreativitas, meracik punchline segar, dan mengajak penonton ketawa bareng sambil merayakan perbedaan.
- HNI Festival 2025 menjadikan standup comedy sebagai salah satu highlight utamanya.
- Puluhan komika dari berbagai komunitas ikut tampil, mencairkan suasana dengan jokes segar yang relate dengan keseharian penonton.
Suara.com - Adu cerdas di panggung standup comedy selalu jadi momen yang ditunggu. Bukan cuma bikin tertawa, tapi juga bikin mikir.
Kompetisi standup jadi ajang para komika adu kreativitas, meracik punchline segar, dan mengajak penonton ketawa bareng sambil merayakan perbedaan.
Energi itu terasa banget di Sentul, di mana HNI Festival 2025 menjadikan standup comedy sebagai salah satu highlight utamanya.
Festival yang digelar untuk merayakan Milad ke-13 HNI ini membawa tema “Kolaborasi Menjayakan Negeri”.
Puluhan komika dari berbagai komunitas ikut tampil, mencairkan suasana dengan jokes segar yang relate dengan keseharian penonton. Tawa pun jadi bahasa universal yang bikin semua pengunjung merasa terhubung satu sama lain.
Founder Standup Comedy Indonesia, Isman HS, ikut hadir dan memberikan apresiasi atas digelarnya kompetisi ini.
“Sejak awal membangun komunitas standup comedy Indonesia tahun 2011, saya berharap standup comedy bisa diterima masyarakat luas. Apresiasi untuk HNI yang sudah membuat kompetisi standup comedy di HNI Festival 2025,” ujar Isman.
Selain panggung komedi, festival ini juga dipenuhi keseruan lain. Ada kompetisi musik kreatif bersama Enda Ungu dan Teddy Snada, talkshow inspiratif bareng Meyda Sefira, hingga puluhan booth bazaar dari Halal Mart HNI, komunitas UMKM, lembaga kemanusiaan, dan berbagai brand lokal ternama.
Keseruan ini jadi pengingat bahwa festival bukan cuma soal hiburan, tapi juga ruang bertemu, berjejaring, dan berbagi inspirasi.
Baca Juga: Obat Stres Ampuh: 50 Jokes Bapak-Bapak yang Bikin Harimu Ceria
Dari tawa di panggung standup hingga interaksi di booth UMKM, semuanya menghidupkan pesan utama acara ini, bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menjayakan negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Terpopuler: Arya Iwantoro Anak Siapa hingga Bolehkah Tidak Tarawih Karena Kerja Shift Malam?
-
Apakah Jam 19.00 Masih Bisa Sholat Maghrib? Ini Batas Waktu yang Shahih
-
Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya
-
5 Rekomendasi Deodorant yang Tidak Bikin Baju Kuning, Mulai Rp12 Ribuan
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet