- S1 Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor (1986–1990)
- S2 Entomologi Terapan, University of Bonn, Jerman (1995–1997)
- S3 Entomologi, Leibniz Universität Hannover, Jerman (lulus 2000)
- Program doktoral lanjutan di IPB
Dengan fokus pada dunia serangga dan proteksi tanaman, Dadan Hindayana lebih dikenal sebagai seorang entomologis dibanding pakar gizi.
Profil Singkat Dadan Hindayana
Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1967. Ia meniti karier panjang di dunia akademik sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor (IPB).
Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau di Halmahera Barat, Maluku Utara.
Keterlibatannya juga tampak dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat, seperti Jambore Perlindungan Tanaman Indonesia (2022) dan Transformasi Politeknik Pembangunan Pertanian (2022).
Selama kariernya, Dadan Hindayana tercatat memiliki lebih dari 20 publikasi ilmiah, sebagian besar terkait entomologi dan pertanian berkelanjutan.
Salah satunya adalah penelitian mengenai keanekaragaman serangga Ordo Cleopatra di kawasan reklamasi pascatambang batu bara Berau, Kalimantan Timur (2023).
Dalam indeks publikasi nasional SINTA, ia meraih skor 643 pada 2024, dengan 13 sitasi di tahun yang sama dan 98 sitasi pada 2023.
Sebagai akademisi, ia juga kerap diundang menjadi pembicara. Pada 2024, Dadan hadir sebagai narasumber PKKMB Universitas Hasanuddin, membawakan materi seputar pertanian serta gagasan mengenai ketahanan pangan dan gizi nasional.
Demikian itu informasi tentang riwayat pendidikan Kepala BGN untuk menjawab pertanyaan Dadan Hindayana kuliah S2 di mana. Semoga bermanfaat!
Baca Juga: Dua Kali Sekolah di Luar Negeri, Beda Kampus Gibran di Orchid Park Singapura dan UTS Australia
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Apakah Ada Sunscreen Waterproof? 6 Produk Andalan Ini Bisa Dipakai Seharian
-
Sunscreen Amaterasun untuk Kulit Apa? Ini 7 Pilihan Variannya
-
Apa Itu LCC 4 Pilar MPR RI? Ajang Cerdas Cermat Pelajar Nasional yang Tengah Viral
-
Apa Itu Gaslighting? Ramai Dibahas gegara Ucapan MC Lomba Cerdas Cermat MPR
-
4 Rekomendasi CC Cream Mengandung SPF, Cocok untuk Makeup Simpel Harian
-
Butter Tteok Jadi Tren Baru Kuliner Korea di Indonesia
-
Siapa MC Lomba Cerdas Cermat MPR? Ini Profilnya, Kini Kena Sanksi Tegas
-
Bolehkah Menggabungkan Kurban dan Aqiqah dalam Satu Hewan Sembelihan? Simak Hukumnya
-
Tak Selalu Berhasil, Peneliti Soroti Tantangan Gang Hijau di Kota Padat Penduduk
-
Berapa Kekayaan Kamaruddin Simanjuntak? Kondisi Kesehatan Pengacara Brigadir J Jadi Sorotan