“Ini saya tanyakan izin-izinnya mana, tapi ternyata nggak ada. Tadi ngecor lantai tiga, karena konstruksinya tidak standar, jadi akhirnya roboh,” tutur Bupati Sidoarjo.
Lebih lanjut, ia kembali menyoroti perihal banyaknya pesantren yang lebih mengutamakan pembangunan dulu daripada izin pendirian.
“Jadi banyak pondok itu kadang bangun masjid, pondok, kadang dia tidak mengurus IMB nya dulu, langsung bangun. Baru selesai, izin-izin ini baru selesai termasuk IMB ini harus dilakukan dulu, agar konstruksinya sesuai standar,” paparnya.
3. Permohonan maaf dari pengasuh ponpes
Pasca kejadian naas yang menimpa salah satu ponpes di Sidoarjo, pihak pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, KH Abdus Salam Mujib telah mengungkapkan permintaan maaf pada para korban.
Ia menyampaikan permohonan tersebut di hadapan wali santri. Lebih lanjut pengasuh ponpes tersebut menyatakan kalau kejadian naas ini sudah menjadi takdir Tuhan.
“Ya saya kira ini takdir dari Allah, jadi semuanya harus bisa bersabar. Dan mudah-mudahan juga diganti oleh Allah yang lebih baik,” tuturnya saat ditemui awak media.
Ia juga menambahkan pernyataan bahwa duka yang terjadi saat ini, terkait korban ambruknya musala akan membuahkan pahala.
“Diberi pahala yang sangat-sangat, apa ya, nggak bisa mengutarakan dan mudah-mudahan dibalas kebaikan oleh Allah SWT yang lebih dari musibah ini,” jelasnya.
Baca Juga: Detik-detik Evakuasi Korban Musala Roboh di Al Khoziny, Viral Dialog Pilu Tim SAR dengan Santri
4. Penopang cor kurang kuat
Kejadian naas runtuhnya bangunan musala yang menyebabkan korban luka dan meninggal dunia, diduga karena penopang cornya. Pengasuh ponpes menyebut bahwa saat kejadian masih proses pengecoran akhir di area dek atas.
“Sepertinya penopang cor itu tidak kuat. Jadi seperti menopang ke bawah. Ini pengecoran yang terakhir saja, itu jebol. Ya hanya itu. Sudah lama kurang lebih 9 sampai 10 bulan,” ucapnya.
5. Korban luka dan meninggal dunia
Personel tim pencarian dan pertolongan gabungan sudah dikerahkan sebanyak ratusan personel untuk evakuasi korban.
Hingga kabar ini diturunkan telah tercatat 26 orang menjalani rawat inap, 70 orang bisa pulang, 1 orang dirujuk ke rumah sakit Mojokerto, 3 orang meninggal dunia dan 6 orang masih bertahan pada salah satu segmen reruntuhan.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Ponpes Al Khoziny, Bangunan Musala Ambruk saat Santri Salat Ashar
-
Deretan Ponpes Tertua di Jawa Timur, Termasuk Al Khoziny yang Musalanya Roboh Telan Ratusan Korban
-
DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Tangani Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo
-
Musala Ambruk Makan Korban, Netizen Gemas dengan Pernyataan Pengasuh Ponpes Al Khoziny
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi
-
5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
-
4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak
-
Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT
-
Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81
-
Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini
-
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing