-
Musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo ambruk saat renovasi lantai 5, menyebabkan korban jiwa dan puluhan santri luka-luka.
-
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendesak pemerintah pusat dan daerah segera bergerak cepat menangani insiden tersebut.
-
Evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan, meski terkendala beratnya material bangunan.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta pemerintah untuk segera bergerak cepat dalam penanganan insiden ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Musibah ini, yang terjadi pada Selasa, 30 September 2025, telah menelan sejumlah korban jiwa dan menyebabkan puluhan santri luka-luka.
"Kita sudah koordinasi dengan pihak pemerintah untuk bergerak membantu dan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan mudah-mudahan kejadian ini cepat diatasi," ujar Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Dasco menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas musibah tersebut. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang, dengan dukungan mitigasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan setempat.
"Mudah-mudahan kejadian ini cepat diatasi dan tidak terulang lagi di tempat-tempat yang lain," harapnya.
Musala Pondok Pesantren Al Khoziny yang ambruk berada di Desa Buduran, Sidoarjo. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan hebat di lokasi, dengan suara reruntuhan yang begitu keras hingga sempat dikira gempa bumi oleh warga sekitar.
Bangunan yang roboh merupakan musala asrama santri putra yang tengah dalam tahap renovasi. Dugaan awal penyebab ambruknya adalah kegagalan struktur bangunan untuk menahan beban proses pembangunan lantai 5.
Saat ini, ratusan aparat gabungan dari Basarnas, BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, serta relawan masih terus berjibaku di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Kendala utama yang dihadapi tim evakuasi adalah beratnya material bangunan yang menumpuk di titik utama reruntuhan.
Baca Juga: Tragedi Musala Ambruk di Sidoarjo, 38 Santri Terkubur Reruntuhan: Akankah Berhasil Diselamatkan?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
MRT Jakarta Rombak Dewan Komisaris, Uus Kuswanto Masuk Gantikan Dodik Wijanarko
-
Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!
-
Ungkapan Syukur Amsal Sitepu di Komisi III DPR RI: Hari Ini Saya Sudah Bebas, Pak!
-
Jakarta Dikepung Sampah, DLH DKI Jakarta Kebut Pemulihan Fungsi TPST Bantargebang
-
Eks Wakapolri Kritik Durasi Pendidikan Polri Hanya 5 Bulan: Masak Polisi Cuma Bisa Hormat dan Baris?
-
Bakal Gempur Iran hingga 3 Pekan ke Depan, Trump: Kami Akan Membawa Mereka Kembali ke Zaman Batu
-
Zebra Cross Pac-Man: Kreativitas Warga atau Alarm Pemerintah yang Absen?
-
Amsal Sitepu Tiba di DPR Usai Vonis Bebas: Dukung Saya Terus, Kita Kawal Sampai Selesai
-
Hanya Dirinya yang Diundang Halalbihalal PAN, Dasco: Dukungan Mereka Tak Sekadar Retorika
-
Wakalemdiklat Polri Ungkap Data Peserta Didik Bermasalah 2025: Narkoba, Joki, hingga Kasus Kematian