Semua transaksi dilakukan dengan cryptocurrency, metode yang membuat identitas pembeli dan penjual sulit ditelusuri. Dari sinilah ia mulai membangun reputasi, meski masih di lingkaran kecil komunitas peretas.
Puncak ketenarannya terjadi pada tahun 2022, ketika sederet kebocoran data besar mengguncang Indonesia.
Ia mengklaim berhasil menguasai 1,3 miliar data registrasi kartu SIM, 44 juta data MyPertamina, hingga 3,2 miliar data dari aplikasi PeduliLindungi.
Tidak berhenti sampai di situ, Bjorka juga membocorkan data pribadi sejumlah pejabat dan tokoh publik, mulai Johnny G. Plate, Luhut Pandjaitan, hingga Deddy Corbuzier.
Masih di tahun yang sama, Bjorka kembali bikin heboh dengan klaim membocorkan 679 ribu dokumen milik Presiden Jokowi untuk periode 2019-2021.
Walau belakangan dinilai sebagian besar hanyalah surat-menyurat administratif, publik tetap geger karena aksi itu menyasar langsung pada kepala negara.
Tahun 2023 juga tak kalah heboh. Bjorka mengaku menguasai 19,5 juta data peserta BPJS Ketenagakerjaan yang dijual seharga 10 ribu dolar AS.
Untuk membuktikan klaimnya, ia bahkan merilis 100 ribu data sampel gratis berisi nama, NIK, alamat, nomor telepon, hingga informasi pekerjaan.
Lalu pada 2024, gaung nama Bjorka kembali terdengar setelah muncul klaim penjualan 2 GB data NPWP yang memuat informasi pajak jutaan warga.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pemilik Hacker Bjorka? Pelaku Ditangkap di Minahasa
Yang membuat publik makin heboh, dalam data itu disebut ada nama-nama penting seperti Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, Kaesang Pangarep, Sri Mulyani, Erick Thohir, hingga Airlangga Hartarto.
Data tersebut ditawarkan dengan harga fantastis, yakni 10 ribu dolar AS, di forum peretas internasional.
Memasuki 2025, Bjorka semakin nekat. Ia melalui akun media sosial @bjorkanesiaa mengunggah cuplikan 4,9 juta data nasabah bank swasta.
Ia bahkan mengirim pesan langsung ke akun resmi bank itu, mengaku sudah menguasai database, dan berniat melakukan pemerasan.
Setelah enam bulan penyelidikan intensif, identitas aslinya berhasil terkuak, dan WFT pun ditangkap.
Penangkapan dan Ancaman Hukuman
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
5 Sepatu Safety Brand Lokal Terbaik, Nyaman & Tahan Benturan Benda Keras Mulai 200 Ribuan
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Skin Barrier Rusak, Produk Lokal Mulai Rp40 Ribuan
-
Makna Shio Kuda Api Tahun 2026, Lengkap dengan Warna dan Angka Keberuntungan Anda
-
Apakah 2 Januari 2026 Cuti Bersama? Simak Aturan SKB 3 Menteri Berikut Ini
-
4 Shio Paling Apes Januari 2026, Waspada Harus Ekstra Hati-hati
-
Lebaran 2026 Kapan? Catat Perkiraan Tanggal Idul Fitri 1447 H dan Jadwal Libur Panjangnya
-
7 Rekomendasi Vitamin D3 1000 IU yang Bagus dan Aman untuk Lambung
-
Wajib Punya! 5 Rekomendasi Sepatu Running Adidas Original Terbaik, Plus Cara Cek Keasliannya
-
Hari Ini Terakhir, Cek Promo Gantung Minyak Goreng 2 Liter dan Susu Formula di Alfamart
-
Katalog Promo 1.1 Alfamart Spesial Tahun Baru 1 Januari 2026: Banjir Buy 1 Get 1, Cek Daftarnya!