- Halim Kalla ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PLTU 1 Kalimantan Barat.
- Halim Kalla merupakan salah satu adik Jusuf Kalla.
- Selain Halim Kalla, Jusuf Kalla diketahui memiliki beberapa saudara lainnya yang juga sukses di dunia bisnis.
Suara.com - Adik Jusuf Kalla, Halim Kalla, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Kalimantan Barat yang berlokasi di Kabupaten Mempawah.
Selain Halim Kalla, tiga tersangka lainnya juga telah ditetapkan, yaitu mantan Direktur Utama PLN periode 2008–2009 Fahmi Mochtar (FM), serta dua pihak swasta lainnya yang berinisial RR dan HYL.
Terlepas dari masalah hukum ini, publik justru banyak menelusuri informasi mengenai latar belakang keluarga Jusuf Kalla, terutama soal jumlah saudaranya. Berikut ulasan lengkapnya.
Jusuf Kalla Berapa Bersaudara?
Jusuf Kalla merupakan putra dari pasangan Hadji Kalla dan Hajjah Athirah Kalla. Sang ayah dikenal sebagai salah satu saudagar tersohor di Sulawesi Selatan.
Keluarga Kalla merintis usaha di sektor perdagangan tekstil, yang kemudian berkembang ke bidang transportasi dengan mendirikan layanan bus antar kota bernama Cahaya Bone.
Pada tahun 1952, kedua orang tua Jusuf Kalla mendirikan perusahaan bernama NV Hadji Kalla Trading Company.
Perusahaan milik Hadji Kalla tersebut kemudian mengalami perkembangan pesat dan berevolusi menjadi Kalla Group.
Soal jumlah saudara, informasi yang beredar cukup bervariasi. Ada yang menyebutkan Jusuf Kalla memiliki 10, 12, bahkan hingga 17 saudara.
Baca Juga: Jerat Adik Jusuf Kalla Jadi Tersangka, Polri Usut Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi PLTU 1 Kalbar
Diketahui, Hadji Kalla memiliki dua orang istri. Setelah menikahi Athirah sekitar tahun 1937, ia kemudian menikah lagi dengan wanita lain.
Beberapa nama anak dari Hadji Kalla, termasuk Jusuf Kalla sendiri, adalah Nuraini Kalla, Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, Zohra Kalla, dan Salman Kalla.
Lalu ada Achmad Kalla, Suhaeli Kalla, Ramlah Kalla, Halim Kalla, Faridah Kalla, dan Fatimah Kalla.
Kini, salah satu saudara Jusuf Kalla, yakni Halim Kalla, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek PLTU 1 Kalimantan Barat.
Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Pol. Cahyono Wibowo, menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti hanya pada penetapan tersangka awal.
Polri juga akan memperluas penyelidikan ke ranah tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna memastikan seluruh aset hasil kejahatan dapat diidentifikasi dan disita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
PKH Tahap 2 Cair Mulai April 2026, Begini Cara Cek Bansos via Online dan Penerimanya
-
Gaya Hidup Ramah Lingkungan Makin Tren, Jangan Salah Pilih Ban untuk Pecinta EV
-
Harga Plastik Naik, Pakai Beeswax Wrap untuk Solusi Hemat Ibu Rumah Tangga
-
Tak Sekadar Sehat, Ini Pentingnya Menjalani Aktivitas Sesuai Prinsip Syariah
-
7 Sepatu Anta Terbaik Untuk Lari, Kualitas Juara Harga Lebih Terjangkau
-
Milia di Wajah Bisa Hilang? Ini 7 Skincare yang Bisa Dicoba Biar Halus dan Glowing
-
5 Parfum Wanita yang Tahan Lama dengan Aroma Citrus, Wangi Segar Seharian
-
Ramalan Keuangan Zodiak 9 April 2026: Ini 5 Zodiak yang Bakal Cuan dan Terobosan Karier
-
5 Sepatu Murah Senyaman New Balance 740, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar