Suara.com - Rencana Indonesia untuk mencampurkan etanol ke bensin (bioethanol blending) kini semakin kuat. Pemerintah mempertimbangkan mandat campuran 10 % etanol (E10) sebagai upaya menekan emisi karbon dan impor bahan bakar.
Sebelum Indonesia menyelami langkah ini, penting melihat negara lain yang sudah lebih dulu menjalankan program campuran BBM etanol. Dari sana kita bisa belajar tantangan dan strategi yang efektif.
Daftar Negara yang Sudah Menerapkan Campuran Etanol
Berikut beberapa negara yang sudah memiliki kebijakan atau praktik campuran etanol secara nyata:
1. Brasil
Brasil adalah pionir dalam campuran etanol. Sejak masa program Proálcool di tahun 1970-an, Brasil mewajibkan bensin dengan etanol campuran. Saat ini, kadar campuran bisa mencapai sekitar 27,5 % dalam bensin.
Mobil flex-fuel di Brasil juga umum, artinya mobil bisa menggunakan bensin, etanol, atau kombinasi.
2. Amerika Serikat
AS menerapkan sistem Renewable Fuel Standard (RFS) yang mewajibkan pencampuran biofuel (termasuk etanol) dalam bensin. Kombinasi umum adalah E10 (10 % etanol).
3. India
Baca Juga: ESDM Bantah Ada Pembelaan Soal Saran SPBU Swasta Beli BBM Murni dari Pertamina
India menetapkan roadmap untuk campuran etanol hingga E20 pada tahun 2025. Target ini sudah disusun lewat kebijakan dan dukungan regulasi. India sebelumnya sudah menggunakan campuran etanol yang lebih rendah, dan beberapa lembaga memproyeksikan bahwa E20 bisa menghemat devisa impor bahan bakar.
4. Vietnam
Sejak Januari 2018, Vietnam mewajibkan bahwa bensin oktan rendah (92) harus mengandung setidaknya 5 % etanol (E5).
5. Filipina
Lewat Biofuels Act 2006, Filipina mensyaratkan bahwa semua bensin komersial harus mengandung minimum 5 % etanol sejak 2009.
6. Beberapa negara lain (opsional / dengan mandat regional atau target)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah
-
Ke Arah Mana Air Mancur Seharusnya Menghadap Menurut Feng Shui? Ini Penjelasannya
-
5 Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah di Pagi Hari, Ringan dan Bikin Kulit Fresh
-
Sosok Owner Hanania Travel, Dipolisikan Usai Rugikan Calon Jemaah Umrah hingga Rp60 Miliar
-
16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan Menurut SKB 3 Menteri
-
Berapa Biaya Umrah di Hanania Travel? Diduga Tipu Calon Jemaah hingga Rugi Rp60 M
-
6 Zodiak yang Bakal Dihujani Keberuntungan di Bulan Juni 2026
-
3 Rekomendasi Lip Tint Tahan Lama, Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
-
6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?