Suara.com - Sosok kepala sekolah SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten tengah menjadi perbincangan publik. Ini karena sang kepala sekolah (kepsek) dituding menampar seorang siswa yang kedapatan merokok.
Kejadian itu berbuntut pada ratusan siswa yang memilih mogok sekolah pada Senin (13/10/2025). Kasus ini kini bahkan bergulir ke ranah hukum setelah orang tua siswa membuat laporan resmi ke polisi.
Lantas, siapa sosok Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga yang kini menjadi sorotan tajam publik, dan bagaimana kronologi sebenarnya dari kejadian yang memicu gejolak besar di sekolah tersebut? Simak penjelasan berikut ini.
Sosok Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga
Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga yang terseret dalam pusaran kontroversi ini adalah Dini Fitria. Wanita kelahiran 8 Agustus 1980 yang kini berusia 45 tahun itu tercatat telah mengabdi selama dua dekade di dunia pendidikan sejak diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 20 Februari 2005.
Dini Fitria dikenal memiliki komitmen kuat dalam pembentukan karakter dan penegakan disiplin di sekolah. Namun kini ketegasan itu justru membawanya pada situasi sulit, menghadapi tuntutan mundur dari jabatan dan proses hukum.
Kronologi Kejadian: Dari Teguran Hingga Laporan Polisi
Insiden yang memicu aksi mogok massal sekitar 630 siswa dari 19 kelas ini berawal pada Jumat (10/10/2025) saat kegiatan Jumat Bersih. Dini Fitria kedapatan menegur seorang murid berinisial ILP (17), siswa kelas XII, yang diduga merokok di lingkungan sekolah.
Namun pengakuan sang murid dan Kepala Sekolah berbeda. ILP mengaku merokok di warung dekat sekolah, bukan di dalam area sekolah, dan spontan membuang rokoknya saat berhadapan dengan Dini Fitria.
Dalam keterangannya, Dini Fitria mengakui bahwa emosinya sempat tersulut.
"Saya kecewa bukan karena dia merokok, melainkan karena tidak jujur. Saya spontan menegur dengan keras, bahkan sempat memukul pelan karena menahan emosi. Tapi saya tegaskan, tidak ada pemukulan keras," jelas Dini, membantah tudingan kekerasan serius.
Baca Juga: Unik! SD Muhammadiyah Ini Rayakan Kemenangan dengan Foto Konsep Berkelas
Sebaliknya, ILP memberikan kesaksian yang lebih dramatis. Dia mengaku tidak hanya dimarahi dengan kata-kata kasar, tetapi juga menerima perlakuan fisik.
"Beliau marah, nendang saya di bagian punggung, terus nampol saya di pipi kanan," tegas ILP, yang juga disuruh mencari lagi puntung rokok yang telah dia buang.
Reaksi Orang Tua Siswa hingga Mogok Sekolah
Tidak terima dengan perlakuan tersebut, orang tua ILP, Tri Indah Alesti, melaporkan Dini Fitria ke Polres Lebak pada hari yang sama, Jumat (10/10/2025).
"Saya sebagai orang tua jelas sakit hati tidak terima anak saya ditempeleng dan ditendang di sekolah,” ucap Tri Indah.
Dia bahkan mendesak agar Dini Fitria diberhentikan dari jabatannya.
"Harapan saya, kepala sekolah itu diberhentikan. Kalau masih menjabat, anak saya bisa trauma dan takut masuk sekolah," tandasnya, menegaskan tekadnya membawa masalah ini ke ranah hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban