- Aksi Kepsek SMAN 1 Cimarga, Banten bikin gempar setelah diduga menampar siswa yang kepergok merokok di lingkungan sekolah
- Kekinian beredar video pengakuan pelajar yang mengalami kekerasan fisik itu
- Viralnya video wawancara pelajar itu, Kepsek Dina Pitria justru mendapatkan banyak dukungan dari publik.
Suara.com - Jagat maya lagi-lagi dihebohkan dengan aksi kekerasan yang menimpa pelajar. Kali ini, seorang siswa SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten mengaku dianiaya oleh kepala sekolah (kepsek) bernama Dini Pitria usai kepergok merokok di lingkungan sekolah.
Setelah kasusnya menjadi sorotan, muncul keterangan dari siswa yang diduga mengalami aksi kekerasan dari kepsek SMAN 1 Cimarga. Video wawancara itu kemudian viral usai rekamannya beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan akun Instagram, @mood.jakarta.
Dalam video yang beredar, siswa itu mengaku ditendang oleh Kepsek Dini Pitria usai kepergok merokok di lingkungan sekolah.
"Saya ditendang sekali, di bagian belakang kaki," ujarnya dilihat pada Selasa (15/10/2025).
Selain mengaku mengalami kekerasan fisik, siswa itu juga mengaku dimaki-maki dengan kata-kata kasar oleh sang kepsek.
Pelajar itu juga mengaku sempat dibawa oleh sang kepsek ke ruangannya. Kepsek Dini Pitria disebut kembali memarah-marahi siswa yang kepergok merokok tersebut.
"Itu masih marah lagi. 'Kenapa gak hargain, katanya. Saya baru pertama kali ini marah," ujarnya meniru ucapan Kepsek SMAN 1 Cimarga.
Berdasar narasi dalam video itu, orang tua murid disebut telah melaporkan kasus kekerasan tersebut ke kepolisian. Kasus itu dilaporkan ke Polres Lebak.
Video pengakuan siswa yang dianiaya Kepsek SMAN Cimarga karena merokok di lingkungan sekolah lantas menjadi sorotan netizen hingga menuai beragam komentar. Di tengah kasus yang menuai pro-kontra, Kepsek Dina Pitria justru mendapatkan banyak dukungan dari publik.
Baca Juga: Kepala SMAN 1 Cimarga Tampar Murid Gegara Merokok, Ratusan Siswa Mogok Belajar
"Dukung kepsek agar murid disiplin,sekolah harus bebas rokok !" seru salah satu netizen.
"Tombol dukung kepsek," tulis yang lainnya.
Selain itu, tak sedikit netizen yang justru menyoroti orang tua dan pelajar yang mengalami kekerasan usai ketahuan merokok di sekolah.
"Suruh ibunya didik anaknya sendiri aja !!! Jelas jelas kelakuan anaknya itu salah, dampaknya anak anak yg lain bisa ikut ngudud juga. Sampai sini harusnya paham, eh malah ngelaporin Kepseknya. Org tuanya kocak. Gak usah disekolahin lagi, suruh kerja aja, biar bisa ngudud tiap hari," beber yang lain.
"Ga ngerti sama orang tua zaman sekarang," celetuk netizen lainnya.
"Gen z meresahkan," sindir yang lainnya lagi.
Klarifikasi Kepsek SMAN 1 Cimarga
Diketahui, aksi mogok belajar sempat terjadi pada Senin (13/10/2025) usai Kepsek SMAN 1 Cimarga diduga menganiaya seorang siswa yang kepergok merokok di lingkunan sekolah.
Buntut aksi mogok massal hingga adanya pelaporan yang dilakukan orang tua siswa, Kepsek SMAN 1 Cimarga, Dina Pitria akhirnya angkat suara.
Menurutnya, siswa yang kepergok merokok itu terjadi saat kegiatan Jumat Bersih. Saat itu, ia mendapati salah satu siswa sedang merokok di lingkungan sekolah.
Dini mengakui sempat menegur keras dan melakukan pemukulan ringan terhadap siswa tersebut, namun menegaskan tindakan itu tidak berlebihan.
"Saya spontan menegur dengan keras, bahkan sempat memukul pelan karena menahan emosi. Tapi saya tegaskan, tidak ada pemukulan keras," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat