Kabarnyam sekitar 630 siswa dari belasan kelas menolak masuk kelas. Aksi ini disebut-sebut sebagai puncak dari kekecewaan para siswa.
Akibatnya, 19 ruang kelas kosong. Di depan pintu gerbang, terbentang spanduk yang diduga ditulis oleh para murid dengan tulisan ‘Kami tidak akan sekolah, sebelum Kepsek dilengserkan’.
Lumpuhnya aktivitas sekolah akibat aksi tersebut dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga sendiri, DF.
“Semuanya sekitar 630 murid. Kami sudah koordinasi dengan Wakasek agar KBM tetap kondusif, tetapi ternyata anak-anak punya cerita sendiri,” ujarnya kepada pihak wartawan di sekolah beberapa waktu yang lalu.
4. Kepala Sekolah Dinonaktifkan
Buntut dugaan peristiwa kekerasan itu membuat Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga dinonaktifkan, seperti yang diungkapkan oleh Gubernur Banten.
“(Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga) akan segera dinonaktifkan,” ujar Gubernur Banten, Andra Soni, pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Meski demikian,pihaknya masih belum memutuskan secara resmi untuk dinonaktifkan. Pihaknya masih melakukan pendalaman. Hasilnya nanti akan diserahkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Kita tunggu dari BKD, tugas kita BAP awal, setelah itu diserahkan oleh BKD untuk menentukan tentang statusnya, dikembalikan jadi guru atau tetap kepala sekolah,” ujarnya lebih lanjut.
Baca Juga: Nasib Kepala SMA Negeri 1 Cimarga yang Tampar Siswa karena Ketahuan Merokok Bergantung Hasil Visum
5. Upaya Mediasi di Tengah Penyelidikan
Sesudah adanya aksi mogok yang dilakukan oleh ratusan murid, pihak sekolah bersama komite, orang tua, dan kepolisian tengah mengupayakan jalur mediasi untuk menyelesaikan konflik ini.
Meski situasi mulai kembali kondusif, kegiatan belajar-mengajar belum sepenuhnya kembali normal.
Polres Lebak memastikan akan terus menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Apa Bedanya Bekas Jerawat PIH dan PIE? Ini Perbedaan hingga Cara Memudarkannya
-
Review Jujur Pompa Air Shimizu PS 135 E untuk Rumah Tangga, Tekanan Air Kencang Suara Halus
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Terbaik untuk Kulit Sensitif di Indonesia
-
3 Sepatu Compass Paling Laris di Shopee Sesuai Review Pembeli, Dijamin Ori
-
Gus Miftah Apakah Keturunan Kyai? Ini Silsilah Keluarga Miftah Maulana
-
Berapa Biaya Mengundang Gus Miftah? Begini Cara Mengundang Miftah Maulana
-
Bukan Cuma Wangi! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Kepribadian biar Karaktermu Makin Memikat
-
Cara Memilih Sepatu Jalan yang Cocok untuk Kaki Lebar, Cek 7 Hal Penting Ini
-
Bagaimana Cara Memilih Serum yang Tepat untuk Kulit Kering? Ini 2 Pilihan Lokal Sesuai Review
-
Cair Mulai 20 Juli, Ini Cara Cek Penerima Bansos PKH-BPNT Tahap 3 2026