-
Program pengembangan talenta lokal ini menjadi terobosan baru di dunia industri, di mana perusahaan tidak lagi menunggu pelamar, tetapi aktif mencetak calon tenaga kerja sejak bangku sekolah.
-
Melalui kerja sama dengan SMK dan Bursa Kerja Khusus, program ini menghadirkan pelatihan, magang, dan bimbingan karakter untuk menyiapkan SDM tangguh yang siap terjun ke dunia kerja.
-
Inisiatif ini terbukti meningkatkan kemandirian daerah, memperluas kesempatan kerja bagi anak lokal, serta memperkuat ekosistem industri yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Suara.com - Di tengah tantangan industri yang terus berubah, pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal kini menjadi kunci penting bagi keberlanjutan dan daya saing. Banyak perusahaan mulai menyadari bahwa ketergantungan pada tenaga kerja siap pakai tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan masa depan.
Pendekatan baru pun lahir—alih-alih menunggu pelamar datang, perusahaan justru memilih untuk menyiapkan dan membentuk sendiri talenta lokal sejak dini melalui kolaborasi dengan sekolah kejuruan di sekitar wilayah operasional mereka.
Inilah yang dilakukan PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Perusahaan tambang ini memilih membangun sumber daya manusia (SDM) lokal dari akarnya — memastikan setiap talenta daerah memiliki peluang yang sama untuk tumbuh dan berkontribusi.
Komitmen itu diwujudkan lewat program Local Source Development (LSD), inisiatif strategis yang kini diakui secara nasional setelah membawa PAMA meraih penghargaan “Inclusive Recruitment to Improve Positive Social Impact” dalam ajang Indonesia Best Workplace Award 2025.
Membangun dari Hulu: Saat Dunia Industri Turun ke Sekolah
Program Local Source Development (LSD) yang diluncurkan sejak 2021 lahir dari kesadaran bahwa ketimpangan akses kerja antara daerah dan kota besar tak bisa diselesaikan hanya dengan lowongan kerja.
PAMA mengambil pendekatan yang berbeda: turun langsung ke sekolah-sekolah kejuruan (SMK) dan berkolaborasi dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk membangun sistem pelatihan, magang, dan kurikulum yang relevan dengan dunia kerja nyata.
Program ini menyentuh empat pilar penting — guru, siswa, kurikulum, dan infrastruktur.
Guru dan siswa dibekali pelatihan, sementara kelas industri dibentuk agar para pelajar bisa belajar dengan standar kerja yang sama seperti di tambang sesungguhnya.
Baca Juga: Berapa Gaji Pegawai PLN? Ini Link, Syarat, dan Cara Daftar Rekrutmen PLN 2025
“PAMA tidak menunggu talenta datang, tapi menyiapkan mereka sejak dini,” ujar Abdul Nasir Maksum, Direktur HCGS, CCKM, dan LSP PAMA.
“Ini investasi jangka panjang. Kami ingin membentuk SDM lokal yang kuat, bukan hanya terampil secara teknis, tapi juga tangguh secara mental,” lanjutnya.
Bahkan, PAMA menggandeng TNI/Polri dalam program Bimbingan Mental dan Fisik (Bintalsik) untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan kerja keras — nilai yang menjadi fondasi budaya kerja perusahaan.
Sejak dijalankan, program LSD telah menghasilkan BKK Center Lokal di berbagai daerah, menjadi sumber utama rekrutmen bagi PAMA.
Langkah ini tak hanya memperkuat ketersediaan tenaga kerja di sekitar wilayah operasional, tapi juga mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja dari Pulau Jawa — masalah klasik yang lama membayangi industri pertambangan nasional.
Bagi masyarakat lokal, keberadaan LSD berarti harapan baru. Mereka tak lagi harus meninggalkan kampung halaman untuk mendapat pekerjaan layak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di Folaplay, Gratis Pakai Internet Rakyat
-
Kapan Masuk Sekolah Ajaran Baru 2026? Ini Jadwal Resmi Kalender Pendidikan
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream, Mulai Rp 25 Ribu Bisa Nonton Sepuasnya!
-
Masih Pakai TV Analog atau Tabung? Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Gambar Jernih
-
FolaPlay Punya Siapa? Aplikasi Streaming Piala Dunia 2026 Banjir Keluhan di Play Store