- Jakarta Running Festival 2025 menghadirkan konsep “Circular Loop” yang mengajak peserta berlari sambil belajar tentang ekonomi sirkular dan keberlanjutan.
- Setiap kilometer lari karyawan dikonversi menjadi pohon mangrove sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.
- Ajang lari ini menginspirasi gaya hidup sehat yang sejalan dengan upaya menjaga bumi agar tetap hijau dan lestari.
Suara.com - Kegiatan lari kini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi gerakan gaya hidup berkelanjutan bagi masyarakat. Tren ini terlihat jelas dalam Jakarta Running Festival (JRF) 2025, yang digelar pada 23-26 Oktober 2025 di Istora Senayan, Jakarta.
Di mana para pelari tidak hanya berfokus pada kebugaran fisik, tetapi juga diajak berkontribusi untuk menjaga kesehatan bumi.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah kehadiran PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, yang kembali berpartisipasi sebagai Official Sustainability & Circular Economy Partner JRF 2025.
Memasuki tahun ketiga keterlibatannya, inisiatif bertajuk “Circular Loop” dihadirkan, sebuah area edukatif dan interaktif yang mengajak peserta memahami serta menerapkan prinsip ekonomi sirkular dalam kehidupan sehari-hari.
Di area ini, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas menarik seperti Create One Loop (pembuatan gelang dari bahan plastik daur ulang), Circle of Change (pameran produk hasil ekonomi sirkular), hingga Circular Challenge, tantangan interaktif yang menguji pengetahuan seputar keberlanjutan.
“Kami ingin memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk menjaga kebugaran melalui olahraga sekaligus menjaga kesehatan bumi. Kami percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil dalam setiap kilometer yang ditempuh para runner dan setiap aksi nyata yang membawa dampak positif bagi lingkungan,” ujar Chrysanthi Tarigan, Head of Corporate Communications Chandra Asri Group.
Partisipasi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Melalui JRF 2025, Chandra Asri Group tidak hanya mengedukasi, tetapi juga beraksi langsung.
Setiap kilometer yang ditempuh oleh 33 karyawan perusahaan akan dikonversi menjadi satu pohon mangrove yang ditanam di kawasan Lembur Mangrove Patikang, Pandeglang, Banten.
Dengan total jarak tempuh sekitar 543 kilometer, akan ada 543 pohon mangrove yang ditanam untuk mendukung penyerapan karbon alami sekaligus melestarikan ekosistem pesisir.
Baca Juga: Soroti Vonis 11 Warga Adat Maba Sangaji, DPR: Cermin Gagalnya Perlindungan HAM dan Lingkungan
“Tahun 2025 menandai tahun ketiga kami berpartisipasi di JRF. Lewat Circular Loop, kami ingin menunjukkan bahwa tubuh yang sehat tumbuh dari lingkungan yang sehat, dan keduanya saling mendukung dalam mewujudkan gaya hidup berkelanjutan,” tambah Chrysanthi.
Melalui kombinasi antara olahraga, edukasi, dan aksi nyata, Chandra Asri Group berhasil mengubah ajang lari menjadi wadah inspiratif untuk menggerakkan kesadaran publik.
Tren “lari sehat, bumi selamat” pun menjadi simbol bahwa setiap langkah kecil dapat memberikan dampak besar bagi masa depan bumi yang lebih hijau dan lestari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim