Suara.com - Nama Selena Gomez sudah lama menjadi sorotan publik, mulai dari kariernya sebagai aktris dan penyanyi, sampai kehidupan pribadinya yang terbuka.
Belakangan ini, banyak pembicaraan tentang "wajah" atau penampilan fisiknya yang berubah. Namun di balik itu semua, terdapat kisah kesehatan yang cukup kompleks.
Selena telah menyampaikan bahwa ia didiagnosis dengan lupus, menjalani transplantasi ginjal, dan juga menghadapi kondisi pencernaan seperti Small Intestinal Bacterial Overgrowth (SIBO).
Semua faktor ini bisa berkontribusi pada perubahan penampilan fisik, termasuk wajah, berat badan, dan ekspresi.
Selena Gomez Terkena Penyakit Apa?
Inilah daftar penyakit Selena Gomez, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber:
1. Lupus (Systemic Lupus Erythematosus – SLE)
Selena mengonfirmasi bahwa ia pertama kali didiagnosis dengan lupus pada sekitar 2013 atau 2014. Lupus adalah penyakit autoimun kronis di mana sistem kekebalan menyerang jaringan tubuh sendiri, yang dapat mempengaruhi kulit, sendi, ginjal, hingga organ lain.
Kondisi ini menyebabkan Selena harus menjalani transplantasi ginjal sebagai akibat kerusakan organ ginjal yang serius. Efek samping terapi untuk lupus termasuk berat badan naik, retensi air, pembengkakan wajah, dan perubahan metabolisme. Selena sendiri menyebut bahwa obat-obatnya mempengaruhi berat badannya.
2. SIBO (Small Intestinal Bacterial Overgrowth)
Baca Juga: Rangkaian Produk Wardah untuk Hilangkan Flek Hitam, Mengandung Alpha Arbutin dan Niacinamide
Lebih baru, Selena juga mengungkap bahwa ia memiliki SIBO, yaitu sebuah kondisi ketika bakteri berlebih tumbuh di usus kecil, menyebabkan gejala seperti kembung, nyeri perut, dan perubahan bobot tubuh. Kondisi ini bisa berpengaruh terhadap penampilan tubuh, karena mual, distensi perut, dan pengaruh metabolisme.
3. Gangguan Mental & Psikologis
Selain fisik, Selena juga terbuka mengenai kesehatan mentalnya:
- Dia mengungkap bahwa ia didiagnosis dengan bipolar disorder di tahun 2020.
- Dalam dokumenternya Selena Gomez: My Mind & Me (2022), ia membahas konflik antara penyakit kronis, tekanan karier, dan kesehatan mental.
Perubahan Wajah atau Penampilan Selena Gomez
Ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan kenapa penampilan wajah Selena Gomez sekarang terlihat berbeda dibanding dulu.
- Efek samping pengobatan lupus dan terapi medis: Lupus dapat menyebabkan pembengkakan wajah, kulit berubah, retensi cairan, dan efek samping obat yang memengaruhi penampilan.
- Efek berat badan & perubahan metabolisme: Selena sendiri menyatakan bahwa obat-obatan lupus membuatnya "menahan air" dan "berat badan naik" yang memicu komentar publik.
- Fluktuasi kesehatan kronis: Saat lupus "flare-up" (aktif) atau saat kondisi SIBO/penyakit lain muncul, tubuh bisa terlihat lebih letih, kulit kusam, atau tatapan wajah berubah, yang bisa dilihat publik sebagai "wajah berubah drastis".
- Komentar publik & atmosfer media sosial: Selena juga pernah mengatakan bahwa komentar negatif soal penampilannya sangat memengaruhi mental dan citranya diri.
- Minor prosedur kosmetik: Dalam wawancara, Selena menyebut bahwa ia hanya melakukan Botox ketika dikritik komentar tentang wajahnya.
Penyakit kronis seperti lupus atau SIBO sering kali tersembunyi dan tidak tampak langsung. Perubahan fisik bisa terjadi lambat atau tiba-tiba. Komentar publik atau standar kecantikan bisa sangat memberatkan bagi orang publik. Selena menegaskan bahwa dirinya bukan "bintang pop sempurna" melainkan manusia yang memiliki kondisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Untung Rugi Investasi Emas Digital, Opsi Menarik di Tengah Harga Fisik yang Terus Melonjak
-
Apa Arti Label Dermatologist Recommended Pada Skincare? Ini Rekomendasi Produknya!
-
5 Rekomendasi Tas Anti Air Wanita Murah Mulai Rp70 Ribuan Saja
-
8 Ciri-Ciri Mental Miskin, Diam-Diam Bisa Merusak Masa Depan
-
Surat Shad Ayat 54 Lengkap Arti dan Cara Mengamalkan agar Rezeki Tidak Terputus
-
Mengenal Mental Miskin dari Sudut Pandang Psikologi, Pola Pikir yang Bisa Menghambat Kesuksesan
-
4 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa Ramadan, Gak Bakal Ganggu Ibadah!
-
3 Shio Paling Beruntung Selama Bulan Februari 2026, Termasuk Kamu?
-
4 Rekomendasi Lip Product dengan Efek Blur untuk Menyamarkan Garis Bibir
-
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini