Setiap lukisan memerlukan teknik khusus untuk pembuatan dan perawatan agar efek 3D-nya tetap terjaga. Pengunjung diharuskan melepas sepatu sebelum memasuki zona seni 3D.
Dalam ulasannya, Mutia Triana menyebut tempat ini layak dikunjungi untuk hiburan dan spot foto yang menarik.
Ia juga mengingatkan bahwa lokasinya agak tersembunyi, jadi pengunjung mungkin perlu bertanya arah kepada petugas keamanan, serta disarankan untuk datang bersama teman agar lebih seru.
3. Kedai Seni Djakarte
Kafe ini buka setiap hari kecuali Senin, dengan jam operasional Selasa dari pukul 10.00 hingga 19.00, dan Rabu hingga Minggu dari 10.00 hingga 20.00. Harga menu berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per orang, tergantung pilihan hidangan.
Terletak di Pintu Besar Utara, Jl. Taman Sari Raya No. 17, RT 4/RW 6, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, kafe ini mudah dikenali saat memasuki kompleks Kota Tua.
Menawarkan kombinasi hidangan Indonesia dan fusion, serta pertunjukan seni di dalam dan sekitar restoran, tempat ini cocok untuk menikmati kopi, camilan, atau hidangan lengkap.
Dalam ulasannya, Yanti Mandasari menyebutkan bahwa tempatnya estetis dengan ornamen antik yang sesuai dengan suasana Kota Tua, harga makanan terjangkau, dan staf yang ramah. Tersedia juga ruangan ber-AC untuk kenyamanan pengunjung.
4. Museum Wayang
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus
Museum ini buka setiap hari dari Selasa hingga Minggu, pukul 09.00 hingga 15.00, dan tutup pada hari Senin.
Harga tiketnya adalah Rp 5.000 untuk anak-anak pada hari kerja dan akhir pekan, Rp 10.000 untuk dewasa pada hari kerja, dan Rp 15.000 pada akhir pekan.
Terletak di Kawasan Kota Tua, Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, museum ini menyimpan 6.800 koleksi dari seluruh Indonesia, termasuk wayang kulit, wayang golek, topeng, dan gamelan.
Terdapat juga ruang imersif dengan permainan interaktif dan hiburan berbasis AI. Dalam ulasannya, Caroline mengungkapkan bahwa kunjungannya sangat mengesankan.
Meskipun bangunannya terlihat tua dari luar, interiornya terawat dengan baik, bersih, dan nyaman. Ia merekomendasikan museum ini karena tiketnya terjangkau dan sangat edukatif.
5. Rumah Akar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari
-
5 Sunscreen di Indomaret Under Rp30 Ribu untuk Wajah Cerah dan Glowing
-
Resep Steak Andalan yang Bisa Beri Kamu Kesempatan Belajar Masak di Le Cordon Bleu
-
5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe di Alfamart dengan Harga Terjangkau
-
5 Sepatu Sekolah Anak Diskon di Sports Station, Brand Terkenal Mulai Rp170 Ribuan