- Gusti Purbaya menjadi kandidat utama penerus takhta Keraton Surakarta setelah wafatnya Pakubuwono XIII.
- Sosoknya yang muda dibayangi kontroversi, seperti unggahan viral dan dugaan kasus tabrak lari.
- Ia kini memikul beban untuk menyatukan keraton dan membawa tradisi menghadapi tantangan zaman modern.
Pihak Keraton Surakarta segera memberikan klarifikasi. Mereka menyatakan bahwa unggahan tersebut merupakan refleksi sejarah mengenai kondisi keraton di masa lalu dan bukan pernyataan politik yang menentang NKRI.
Kontroversi kedua terjadi pada Agustus 2023, ketika namanya terseret dalam kasus dugaan tabrak lari di kawasan Gladak, Surakarta.
Seorang pengendara motor dilaporkan menjadi korban dalam insiden tersebut. Kasus ini menambah catatan negatif dalam profilnya dan menimbulkan pertanyaan mengenai karakter dan tanggung jawabnya sebagai seorang figur publik dan calon raja.
Kedua insiden ini menjadi bayang-bayang yang akan terus mengikutinya. Di era digital di mana rekam jejak sulit dihapus, Gusti Purbaya harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan kepantasannya memimpin takhta.
Penerus Takhta di Era Digital
Wafatnya Pakubuwono XIII secara otomatis menempatkan Gusti Purbaya di gerbang suksesi. Kini, ia dihadapkan pada tantangan yang jauh lebih besar dari sekadar kontroversi personal. Ia harus mampu:
- Menyatukan Keluarga Keraton: Mengakhiri faksi-faksi dan konflik internal yang telah mengakar selama bertahun-tahun.
- Menjembatani Tradisi dan Modernitas: Menjaga kelestarian adat dan budaya keraton sambil membuatnya tetap relevan bagi generasi muda dan dunia modern.
- Memulihkan Citra Keraton: Mengembalikan wibawa dan kehormatan Keraton Surakarta di mata publik nasional maupun internasional.
- Membangun Hubungan Harmonis: Menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Gusti Purbaya adalah representasi generasi milenial yang tumbuh di tengah kemudahan teknologi. Ini bisa menjadi kekuatan, tetapi juga kelemahan.
Kemampuannya menggunakan media sosial dapat menjadi alat yang efektif untuk berkomunikasi dan mempromosikan budaya keraton. Namun, seperti yang telah terjadi, kecerobohan di dunia maya bisa berakibat fatal bagi citranya.
Kepergian Pakubuwono XIII bukan hanya akhir dari sebuah era, tetapi juga awal dari sebuah ujian besar bagi Gusti Purbaya.
Masyarakat menanti apakah ia mampu melampaui kontroversi masa lalunya dan membuktikan diri sebagai pemimpin yang bijaksana, bertanggung jawab, dan mampu membawa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju masa depan yang lebih cerah.
Baca Juga: Momen Jokowi Beri Penghormatan Terakhir pada PB XIII di Keraton Solo
Takhta kini menanti, di tengah duka dan harapan besar yang digantungkan di pundaknya.
Bagaimana pendapat Anda tentang masa depan Keraton Surakarta di bawah kepemimpinan generasi muda seperti Gusti Purbaya? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar di bawah ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Tempat Curhat Ternyaman, Ini 6 Zodiak yang Dikenal Paling Jago Jadi Pendengar
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Trik Skin Prep agar Foundation Tidak Cakey di Kulit Bertekstur, Rahasia Makeup Mulus Seharian!
-
5 Body Mist Supermarket yang Aromanya Mirip Parfum Jutaan Rupiah
-
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
-
Essence dan Serum, Apa Bedanya? Begini Urutan Pakai yang Benar agar Hasil Maksimal
-
Jelang Ramadan 2026, Sajadah hingga Kurma Diserbu
-
5 Rekomendasi Exfoliating Toner AHA BHA yang Aman untuk Pemula, Efektif Hempas Kulit Mati
-
Skandalnya Menyeret Nama Elit Indonesia, Apakah Jeffrey Epstein Masih Hidup?
-
7 Sepatu Skechers Diskon 50 Persen di Sports Station pada Februari 2026