Desain modern dari sepatu ini diperlengkap dengan bahan kombinasi material upper mesh dan translucent.
Tak perlu khawatir soal harga sepatu ini lantaran dibanderol dengan harga Rp400 ribuan.
Desle Yohan Blake
Ada juga pilihan yang lebih tangguh yakni Desle Yohan Blake untuk para pelari hardcore.
Desle Yohan Blake menawarkan kelebihan seperti sirkulasi udara yang baik, bantalan responsif dari Ultra Light Fly Foam, dan cengkeraman yang kuat berkat sol All Around Zeal Rubber.
Alhasil, sepatu ini kerap digunakan oleh mereka yang serius dalam menekuni hobi lari jarak jauh seperti maraton.
Modal untuk membawa pulang sepatu ini cukup di angka Rp370 ribuan.
Desle Forte
Berbeda dengan beberapa sepatu sebelumnya, Desle Forte diperuntukkan sebagai sepatu trail run.
Berkaca dari peruntukkannya, sepatu ini punya segudang fitur untuk berlari di medan sulit di alam bebas.
Fiturnya melingkupi teknologi HiPro Soft Bounce untuk cushioning dan stabilitas, outsole karet transparan Non Marking Transparent Rubber Grip untuk traksi tanpa bekas, serta upper Engineered Mesh yang breathable dan flexible.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Sepatu Running Anti Hujan Murah dan Terbaik untuk Lari
Harga pasaran dari Desle Forte adalah sekitar Rp440 ribu.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi