Suara.com - Nama Ribka Tjiptaning mencuri perhatian publik setelah pernyataannya yang menolak gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto viral di media sosial. Banyak yang penasaran, Ribka Tjiptaning dari partai apa, hingga lantang menyuarakan hal tersebut?
Dalam pernyataannya, Ribka mengkritik pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto. Ia menyebut bahwa Soeharto telah membunuh jutaan rakyat Indonesia, yang kemudian viral di media sosial dan memicu perdebatan.
"Sudah ngomong di beberapa media loh. Kalau pribadi, oh, saya menolak keras. Iya kan? Apa sih hebatnya si Soeharto itu sebagai pahlawan hanya bisa memancing, eh apa membunuh jutaan rakyat Indonesia," kata Ribka kepada wartawan di Sekolah PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).
Ucapan Ribka tersebut membuat kelompok masyarakat bernama Aliansi Rakyat Anti Hoaks (ARAH) melaporkannya ke Bareskrim Polri.
Mereka menilai pernyataan Ribka menyesatkan dan berpotensi mengandung ujaran kebencian karena tidak ada bukti hukum yang mendukung klaim tersebut.
Ribka Tjiptaning merupakan politikus senior dari PDI Perjuangan (PDIP) yang sudah lama berkecimpung di dunia politik Indonesia.
Banyak yang kemudian penasaran dengan sosok Ribka Tjiptaning dan bagaimana perjalanan politiknya hingga menjadi salah satu figur perempuan paling vokal di parlemen.
Profil dan Kiprah Ribka Tjiptaning
dr. Ribka Tjiptaning Proletariyati, A.Ak. lahir di Yogyakarta pada 1 Juli 1959. Ia adalah seorang dokter dan politikus yang sudah lama berkecimpung di dunia kesehatan dan parlemen. Latar belakang akademisnya cukup kuat.
Baca Juga: Profil Ribka Tjiptaning: Dokter Penulis 'Anak PKI', Kini Dipolisikan Usai Sebut Soeharto Pembunuh
Ribka menempuh pendidikan S1 Kedokteran di Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan melanjutkan S2 Asuransi Kesehatan di Universitas Indonesia (UI), yang diselesaikannya pada tahun 2012.
Sebelum terjun ke politik, Ribka berprofesi sebagai dokter. Ia pernah membuka praktik di Klinik Partuha Ciledug serta menjadi dokter perusahaan di tempat kerja milik Puan Maharani, yang juga merupakan kader PDIP.
Pengalaman medis ini kemudian menjadi bekal penting bagi Ribka ketika ia dipercaya menangani isu-isu kesehatan di parlemen.
Ribka mulai aktif di politik sejak 1996 dengan bergabung di PDI Perjuangan, partai yang menjadi kendaraan politiknya hingga kini.
Puncak kariernya terjadi saat ia menjabat Ketua Komisi IX DPR RI pada periode 2009-2014, komisi yang membidangi urusan kesehatan, tenaga kerja, dan transmigrasi.
Dalam masa jabatannya, Ribka banyak memperjuangkan hak-hak tenaga kesehatan, pekerja, serta penegakan sistem jaminan sosial.
Berita Terkait
-
ARAH Laporkan Ribka Tjiptaning ke Bareskrim Terkait Soeharto, Golkar: Monggo Saja
-
Biodata dan Pendidikan Ribka Tjiptaning yang Sebut 'Soeharto Bunuh Jutaan Rakyat'
-
Ribka Dilaporkan ke Bareskrim soal Ucapan Soeharto Pembunuh, Pelapor Ada Hubungan dengan Cendana?
-
Klaim Bukan Carmuk atau Menjilat, Mayangsari Bersyukur Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali