- Jepang semakin serius menyediakan hidangan halal untuk wisatawan Muslim, termasuk berbagai menu khas yang bebas alkohol.
- Para chef Jepang dan Indonesia berkolaborasi menyajikan lima hidangan autentik yang aman dikonsumsi.
- Upaya ini didukung teknologi, restoran tersertifikasi, hingga aplikasi pencarian kuliner halal.
Suara.com - Jepang terus memperluas pilihan kuliner halal untuk para wisatawan Muslim, membuat siapa pun tak perlu bingung lagi saat ingin mencicipi hidangan khas Negeri Sakura.
Popularitas Jepang di kalangan masyarakat Indonesia memang tak perlu diragukan, namun banyak menu tradisionalnya yang mengandung mirin atau alkohol sehingga menyulitkan wisatawan Muslim.
Kini, berbagai hidangan autentik Jepang sudah dapat dinikmati dalam versi halal tanpa mengurangi cita rasa aslinya.
Upaya ini muncul seiring meningkatnya populasi Muslim dunia yang diperkirakan mencapai 2,2 miliar pada 2030.
Pertumbuhan tersebut menandakan pasar halal yang semakin besar, termasuk kebutuhan akan makanan halal di destinasi favorit seperti Jepang.
Tingginya kunjungan wisatawan Indonesia—lebih dari 517 ribu orang pada 2024—juga menjadi alasan kuat untuk memperluas fasilitas kuliner ramah Muslim.
Berbagai hidangan khas Jepang kini diolah ulang tanpa alkohol dan menggunakan bahan tersertifikasi halal.
Kolaborasi antara chef Jepang dan Indonesia menghadirkan lima menu autentik yang aman dikonsumsi wisatawan Muslim.
1. Otsukuri (sashimi)
Baca Juga: Tantangan dan Peluang Mengangkat Masakan Lokal ke Panggung Global
Terbuat dari ikan buri, scallop, dan kakap laut segar yang diolah higienis dengan teknik rapid freezing untuk menjaga kesegaran tanpa meninggalkan aroma amis. Disajikan dengan shoyu halal.
2. Wanmono (sup)
Sup hangat berisi irisan tipis ikan kerapu, tepung pati garut, wortel, dan okra. Kuahnya menggunakan dashi dari bonito flakes yang menciptakan rasa umami.
3. Yakimono (grilled dish)
Daging sapi wagyu Jepang dengan marbling premium yang dimasak hingga lembut dan meleleh di mulut. Menu ini juga dihidangkan sebagai sate Rembiga lengkap dengan sambal matah khas Indonesia.
4. Gohan (rice)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?