Untuk mencapai target ini, beberapa ahli gizi merekomendasikan penggunaan suplemen fitosterol, meskipun penting untuk mengutamakan makanan utuh dibandingkan dengan suplemen.
Penelitian Lanjutan dan Hasil Positif
Penelitian lebih lanjut pada tahun 2023 melibatkan sekitar 210.000 perawat dan profesional kesehatan lainnya yang tidak memiliki penyakit jantung.
Setelah menganalisis pola makan mereka selama 30 tahun, peneliti menemukan bahwa mereka menerapkan diet portofolio dengan baik memiliki risiko 14 persen lebih rendah untuk mengembangkan penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang tidak.
Meskipun penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara portofolio diet dan penurunan risiko kardiovaskular, hasilnya tidak membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung.
Terlebih lagi, data ini juga bergantung pada pelaporan makanan dari individu, yang tidak selalu akurat.
Memperhatikan Asupan Lemak Sehat
Dalam praktiknya, portfolio diet melarang konsumsi produk hewani yang kaya akan lemak jenuh, seperti mentega dan daging merah.
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL dalam darah, sementara lemak tidak jenuh tunggal, seperti yang terdapat dalam minyak zaitun dan alpukat, dapat membantu menurunkan kadar LDL.
Masyarakat yang ingin menerapkan diet ini perlu lebih banyak memasukkan makanan nabati, sehingga mengurangi ruang untuk mengonsumsi makanan yang meningkatkan kolesterol.
Dengan pola makan yang lebih sehat, risiko terkena penyakit jantung dapat diminimalkan.
Baca Juga: Studi Baru Ungkap Pola Makan yang Bisa Menurunkan Berat Badan
Portofolio diet adalah solusi menarik bagi siapa saja yang ingin menurunkan Kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.
Dengan mengutamakan makanan nabati dan memperhatikan kombinasi yang seimbang dari serat, lemak sehat, dan protein nabati, diet ini bisa menjadi alternatif yang lebih lezat dan lebih aman daripada penggunaan obat penurun kolesterol.
Dengan semua manfaat yang ditawarkan, portofolio diet bukan sekadar tren, tetapi bisa menjadi langkah penting untuk hidup yang lebih sehat dan berkualitas.
Oleh karena itu, jika kamu sedang mencari cara untuk mengelola kadar Kolesterol, diet ini layak untuk dicoba.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Jadi Tren Lebaran 2026, Baju Teal Blue dan Ash Blue Cocok dengan Warna Apa?
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Couple, Apa Warna Terbaik?
-
Siapa Nama Asli Aura Kasih? Bikin Kepo Tiba-Tiba Ganti Bio Instagram Jadi 'Febria'
-
7 Minyak Kemiri untuk Rambut Kering dan Kusut, Ampuh Hempaskan Ketombe
-
Ramalan Shio Paling Hoki Besok 10 Januari 2026, Cek Keberutunganmu di Akhir Pekan!
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50-an? Cek 7 Pilihan Terbaiknya
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
-
Rahasia Rambut Sehat ala Jepang: Ritual Onsen Kini Hadir di Klinik Estetika Jakarta!
-
5 Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Kering Usia 50 Tahun, Bantu Kurangi Penuaan