Suara.com - Menjelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi agar mengganti menu telur ayam dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi telur puyuh atau daging.
"Tadi Pak Presiden pesan, 'Wah, ya nanti kalau misalnya ini kan mau Nataru nih, mau Nataru, kemudian lebaran, ya kan. Nanti mungkin telur untuk anak-anak kita kurangi tapi diganti daging sapi, diganti telur puyuh'," kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, kepada wartawan pada 21 November 2025.
"Supaya enggak ganggu kebutuhan masyarakat yang mau Nataru dan mau lebaran untuk kue, terutama telur ya," imbuhnya.
Hal itu dilakukan demi untuk mencegah inflasi harga telur dan bahan pokok lainnya. Lantas, bagaimana dengan kandungan nutrisinya? Lebih oke yang mana?
Isu pergantian telur ayam menjadi telur puyuh dalam menu MBG sempat memicu perdebatan publik.
Banyak orang tua bertanya-tanya, apakah benar telur puyuh bisa menjadi alternatif yang setara dengan telur ayam, terutama dari sisi protein, vitamin, dan nutrisi lainnya?
Untuk menjawab kebingungan tersebut, berikut kami ringkaskan penjelasan dr. Rony Tamba, M.Si. Med, Sp.A, CIMI, IBCLC selaku Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi.
Melalui kanal YouTube Anak Sehat dan Berkualitas, dr. Rony Tamba memberikan penjelasan lengkap mengenai perbandingan nutrisi antara telur puyuh dan telur ayam.
Dalam penjelasannya, dr. Tamba menekankan bahwa telur, baik ayam maupun puyuh, merupakan sumber protein hewani yang penting untuk pertumbuhan anak.
Baca Juga: Cegah Inflasi Akibat MBG, Pemerintah Rencanakan Pembangunan Peternakan dan Lahan Pertanian Baru
Protein hewani adalah salah satu komponen utama dalam mencegah stunting, karena membantu perkembangan sel, otak, serta metabolisme tubuh.
Namun, benar adanya bahwa kandungan nutrisi antara kedua jenis telur memiliki perbedaan. Begini paparan dari dr. Rony Tamba.
1. Kandungan Protein.
Dari segi kandungan protein, ukuran telur memegang peran penting. Menurut dr. Tamba, satu butir telur ayam ukuran besar mengandung 6–7 gram protein. Sedangkan satu butir telur puyuh hanya mengandung sekitar 1–1,5 gram protein.
Artinya, untuk mendapatkan jumlah protein yang setara dengan satu butir telur ayam, anak perlu mengonsumsi 5–6 butir telur puyuh. Rasio inilah yang penting dipahami orang tua ketika ingin mengganti telur ayam dengan telur puyuh dalam menu harian anak.
Meskipun ukurannya kecil, dr. Tamba menyebut bahwa kandungan protein pada telur puyuh bersifat lebih "terkonsentrasi". Namun dari total asupan, jumlahnya tetap jauh di bawah telur ayam jika dihitung per satuan butir.
2. Kualitas Protein
Dari sisi kualitas protein, kedua jenis telur ini masuk kategori protein berkualitas tinggi. Telur ayam dan telur puyuh sama-sama mengandung asam amino esensial lengkap, yaitu komponen yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh dari makanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan