Suara.com - Bullying masih menjadi persoalan besar bagi anak-anak usia sekolah. Tidak sedikit orang tua fokus melindungi anak dari menjadi korban, namun lupa bahwa mencegah anak menjadi pelaku juga sama pentingnya.
Ibu tentu sudah melakukan yang terbaik untuk mendidik anak bertumbuh menjadi anak yang baik. Namun, tidak ada salahnya juga untuk mengajarkan pada anak mengenai betapa seriusnya perilaku bullying, baik secara fisik maupun verbal.
Berikut adalah rangkuman langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah anak terlibat dalam perilaku perundungan.
1. Tegaskan Sejak Awal: Bullying Tidak Bisa Ditoleransi
Anak perlu tahu bahwa bullying bukan sekadar “nakal”, tetapi tindakan yang membawa konsekuensi serius di rumah, sekolah, dan lingkungan sosial. Orang tua dianjurkan menetapkan aturan tegas dan konsisten.
Jika anak melakukan kekerasan fisik atau verbal, segera hentikan dan berikan hukuman yang tepat dan bermakna, misalnya mencabut akses gadget bila bullying dilakukan lewat pesan atau media sosial.
2. Jelaskan Pentingnya Sikap Hormat dan Kesopanan
Anak harus diajarkan bahwa perbedaan fisik, agama, ras, kemampuan, gender, atau latar ekonomi bukan alasan untuk mengejek atau merendahkan orang lain. Orang tua bisa melatih empati dengan mengajak anak berbaur dalam kegiatan komunitas, sehingga mereka terbiasa berinteraksi dengan orang yang berbeda dari dirinya.
3. Kenali Lingkungan Pergaulan Anak
Baca Juga: Menteri PPPA: Cegah Bullying Bukan Tugas Sekolah Saja, Keluarga Harus Turut Bergerak
Pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap perilaku anak. Orang tua disarankan berkomunikasi dengan guru, konselor, dan orang tua teman sebaya untuk mengetahui apa saja tekanan sosial yang mungkin dialami anak. Jika anak berada dalam kelompok yang gemar mendominasi atau mengintimidasi orang lain, kondisi ini perlu segera ditangani.
4. Bangun Komunikasi Rutin dengan Anak
Meluangkan waktu berbicara setiap hari membantu orang tua memahami apa yang sedang dirasakan dan dialami anak. Tanyakan bagaimana hari mereka berjalan, apakah ada masalah dengan teman, atau pelajaran apa yang sedang membuat mereka stres. Komunikasi terbuka memungkinkan orang tua menangkap sinyal awal perilaku negatif.
5. Beri Pujian Ketika Anak Berperilaku Positif
Penguatan positif sering kali lebih efektif daripada hukuman. Saat anak mengambil keputusan baik, menyelesaikan konflik tanpa kekerasan, atau menunjukkan belas kasih, berikan apresiasi. Hal ini membantu membentuk motivasi internal untuk berperilaku baik dan mendorong mereka memilih cara yang lebih sehat dalam mengatasi masalah.
6. Ajarkan Cara Mengelola Emosi
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam