- Penandatanganan Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dilakukan di UNG pada 27 November 2025 oleh berbagai pihak.
- Pakta tersebut bertujuan menjamin perempuan memperoleh kesempatan setara serta peran kepemimpinan dalam konservasi lingkungan.
- Komitmen utama mencakup penciptaan ruang aman dengan toleransi nol terhadap diskriminasi dan pelecehan seksual di lapangan.
Suara.com - “Tak ada batasan bagi apa yang bisa kita capai sebagai perempuan.” Kutipan eks ibu negara Amerika Serikat Michelle Obama seolah mempertegas bahwa peran perempuan itu nirbatas. Nah, sepenting ini pula peran perempuan dalam konservasi di Suaka Margasatwa Nantu Boliohuto dan Taman Hutan Raya BJ Habibie.
Kesadaran inilah yang mendorong beragam pihak berkumpul di Aula Unit Pelaksana Akademik Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (27/11/2025), dalam momentum penutupan program Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia Fase 7.
Di sana, beberapa pihak lintas sektor bersamuh. Dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, pendamping lapangan, kelompok masyarakat, hingga perwakilan dari GEF SGP Indonesia, mereka menandatangani meneken Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dan Pencegahan Diskriminasi serta Pelecehan Seksual.
Tujuan penandatanganan pakta integritas ini sejatinya simpel namun sangat penting. Ya, pakta integritas ini ingin memastikan perempuan mendapatkan ruang aman, kesempatan yang setara, dan peran nyata dalam menjaga ekosistem di Suaka Margasatwa Nantu Boliohuto dan Taman Hutan Raya BJ Habibie.
Mendorong Kepemimpinan Perempuan, Bukan Sekadar Kehadiran
Masyarakat di wilayah penyangga memahami, perempuan berperan vital. Mereka menjaga pangan keluarga, mempraktikkan pengetahuan lokal soal tanaman, hingga memastikan sumber air terjaga. Banyak pengetahuan ekologis yang diwariskan turun-temurun oleh perempuan. Pengetahuan ini tidak tertulis, tapi sangat berharga.
Sayangnya, ketika tiba pada tahap pengambilan keputusan atau penyusunan kebijakan kelompok, peran perempuan kerap diabaikan. Peran mereka belum sepenuhnya diakomodasi. Nah, lewat pakta integritas ini, semua pihak sepakat mengubah itu. Perempuan harus punya akses sama untuk bicara, memutuskan, dan memimpin.
Salah satu komitmen terbesar dalam pakta ini yakni meningkatkan kepemimpinan perempuan. Artinya, perempuan tidak cuma hadir sebagai peserta. Mereka didorong terlibat dalam bentuk yang lebih strategis. Semisalnya, perempuan didorong memimpin kelompok, merancang kegiatan konservasi, atau terlibat dalam konsultasi kebijakan lokal.
Perempuan dinilai membawa perspektif berbeda, yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Contoh: bagaimana tanaman tertentu bisa memberi manfaat ganda, atau bagaimana sebuah area hutan menjadi sumber air penting bagi desa. Perspektif ini tidak melulu muncul dalam diskusi teknis, tapi sangat menentukan efektivitas konservasi.
Ruang Aman untuk Perempuan
Di lapangan, perempuan acapkali menghadapi tantangan tambahan. Sebut saja mulai dari risiko pelecehan, diskriminasi, atau diremehkan. Karena itu, pakta integritas ini memuat komitmen tegas terhadap Zero Tolerance atau toleransi nol pada kekerasan berbasis gender dan pelecehan seksual.
Komitmen ini tidak hanya berbentuk janji, tetapi juga rencana nyata: memastikan adanya mekanisme pelaporan, memberikan perlindungan, dan menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi perempuan dalam semua aktivitas konservasi. Ini penting karena perempuan hanya bisa aktif berkontribusi jika mereka merasa aman.
Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar formalitas. Menurut Sidi, pakta integritas ini menegaskan tanggung jawab kolektif para pemangku kepentingan dalam memastikan kesetaraan gender dapat diterapkan hingga ke tingkat tapak.
“Hal ini perlu kami dorong sebagai komitmen bersama demi keberlanjutan alam dan kesejahteraan masyarakat di wilayah penyangga SM Nantu dan Tahura B.J. Habibie,” ujar Sidi.
Pernyataan ini mengingatkan bahwa kesetaraan gender bukan hanya isu manusia, tetapi juga isu lingkungan. Ketika perempuan diberi ruang untuk berperan penuh, praktik konservasi menjadi lebih kaya dan efektif.
Menuju Masa Depan Konservasi yang Lebih Adil
Penandatanganan pakta ini menandai langkah besar menuju masa depan konservasi yang lebih inklusif. Ya, perempuan bukan sekadar “pelengkap”, tetapi justru sebagai aktor utama yang punya pengetahuan, pengalaman, dan peran penting dalam menjaga kelestarian hutan.
“Dengan kolaborasi lintas lembaga dan kemauan bersama untuk menciptakan ruang aman dan setara, kawasan Nantu Boliohuto dan Tahura BJ Habibie kini bergerak menuju model konservasi yang lebih manusiawi dan berkelanjutan,” kata Sidi.
Berita Terkait
-
Potret Perempuan dalam Sejarah Islam: Membaca Kembali Ummahatul Mukminin
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
'Kartu Mati' MK untuk Parpol: Mengapa Keterwakilan 30 Persen Perempuan Kini Jadi Syarat Wajib?
-
376 Ribu Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Setahun, Indonesia Masih Darurat KDRT
-
Ibu Bekerja Pulang Malam Dicap Penjahat, tapi Ayah Lembur Disebut Pahlawan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah
-
Summer Runway 2026 Tampilkan Tren Fashion Anak Penuh Warna, dari Nuansa Pantai hingga Back to School
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Apa Bedak Tabur yang Bagus tapi Murah? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
5 Zodiak Paling Beruntung dan Kaya Sepanjang Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras!