- Seorang perempuan viral bernama Nani Sutra Sitorus diamankan di Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, pada Kamis malam.
- Nani diamankan aparat setelah dilaporkan mengambil makanan pelanggan dan mengganggu ketertiban umum di sana.
- Dinas Sosial merujuk Nani ke RSKD Duren Sawit karena diduga kuat memiliki indikasi gangguan kejiwaan serius.
Suara.com - Sosok perempuan yang sempat viral karena sering tidak membayar setelah makan di restoran dan menumpang transportasi umum kini telah diamankan petugas.
Aksi meresahkan perempuan bernama Nani Sutra Sitorus itu dilaporkan kembali terjadi setelah ia mendatangi sebuah restoran cepat saji di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat pada Kamis (26/02/2026) malam.
Kali ini, Nani kedapatan mengambil makanan milik pelanggan lain dan kabur begitu saja setelah melancarkan aksinya.
Kepala Suku Dinas Sosial Kota Jakarta Pusat, Agus Aripianto menjelaskan bahwa yang bersangkutan awalnya diamankan oleh aparat kewilayahan di Kantor Kelurahan Kebon Kelapa.
"Jadi, yang bersangkutan itu semalam sudah diamankan di kelurahan," jelas Agus saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).
Saat diamankan oleh petugas, Nani diketahui hanya membawa sebuah tas selempang dan mengenakan pakaian hangat.
Meskipun secara fisik tampak sehat, petugas mengaku kesulitan menghubungi pihak keluarga karena ia tidak memiliki kartu identitas.
Dari hasil asesmen awal, Sudinsos Jakarta Pusat menduga ada keterkaitan masalah mental karena tindakan yang bersangkutan sudah mengganggu ketertiban masyarakat.
"Secara teknis sih, saya tidak kompeten untuk menjawab itu gangguan jiwa atau tidak, itu nanti intinya kan dari pihak medis ya. Tetapi kecenderungannya karena beliau meresahkan, mengganggu masyarakat, ya akhirnya kami tangani. Karena untuk ukuran orang normal kan harusnya tidak seperti itu," lanjut Agus.
Baca Juga: Minta Perlindungan LPSK, Ibu Nizam Syafei Diancam untuk Tak Banyak Bicara Kasus Anaknya
Perempuan viral tersebut kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur. "Karena ini ada indikasi gangguan jiwa," kata Agus lagi.
Proses evakuasi dan koordinasi antarinstansi tersebut berlangsung hingga tengah malam, sampai akhirnya perempuan tersebut diserahkan ke RSKD Duren Sawit.
Agus tak lupa mengimbau agar masyarakat lebih waspada, karena gangguan kejiwaan terkadang tidak terlihat secara kasat mata namun bisa muncul mendadak.
Masyarakat juga diminta untuk segera melapor ke pihak kepolisian, Satpol PP, atau menghubungi hotline Jakarta Siaga 112 jika menemukan kejadian serupa di wilayahnya.
"Manakala ada kendala-kendala seperti itu ya, bisa berkomunikasi dengan petugas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Minta Perlindungan LPSK, Ibu Nizam Syafei Diancam untuk Tak Banyak Bicara Kasus Anaknya
-
Curiga Ayah Nizam Syafei Terlibat, Ibu Kandung Ngaku Pernah Disiram Air Panas oleh Mantan Suami
-
Ibu Ini Cerita Pengalaman ke IGD Cuma Pakai Tank Top dan Celana Dalam: Harus Ngakak atau Terharu?
-
Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni