- Model Tanah–Tangan–Tutur memandang budaya sebagai ekologi makna yang hidup melalui nilai tanah, praktik tangan, dan narasi tutur.
- Studi tenun ikat Sumba Timur menunjukkan bahwa ketiga unsur ini menjaga makna budaya agar tetap bertahan di tengah globalisasi.
- Laely meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi Unpad dengan IPK 4,0 dan predikat Summa Cum Laude berkat kontribusinya melalui model ini.
Prestasi Akademik yang Mengukuhkan Kontribusinya
Di balik gagasan yang kuat ini, Laely juga mencatat prestasi akademik luar biasa. Ia meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran dengan IPK sempurna 4,0, menyelesaikan studi doktoralnya hanya dalam 2 tahun 2 bulan, dan lulus dengan predikat Summa Cum Laude—menjadikannya salah satu lulusan tercepat dan terbaik dalam sejarah Program Doktor Fikom Unpad.
Perjalanan akademiknya pun tidak biasa; sebagai mahasiswa jalur Fast Track S2–S3, ia menuntaskan program magister dalam 1 tahun 1 bulan, sekaligus merampungkan program doktoral dengan capaian identik: IPK sempurna dan predikat cum laude tertinggi.
Prestasi ini mendapat apresiasi besar dari para guru besar, bukan semata karena kecepatan studinya, tetapi karena kontribusi intelektualnya yang dinilai strategis bagi pengembangan kebijakan komunikasi budaya dan pelestarian warisan takbenda Indonesia.
Melalui Tanah–Tangan–Tutur, Laely tidak hanya menyelesaikan pendidikan doktoral, tetapi memberikan kerangka yang dapat memperkaya cara bangsa ini memahami dirinya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi
-
Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda
-
Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir
-
Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri
-
Cara Memilih Shade Bedak Sesuai Warna Kulit agar Hasil Makeup Tampak Natural
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan