- Model Tanah–Tangan–Tutur memandang budaya sebagai ekologi makna yang hidup melalui nilai tanah, praktik tangan, dan narasi tutur.
- Studi tenun ikat Sumba Timur menunjukkan bahwa ketiga unsur ini menjaga makna budaya agar tetap bertahan di tengah globalisasi.
- Laely meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi Unpad dengan IPK 4,0 dan predikat Summa Cum Laude berkat kontribusinya melalui model ini.
Prestasi Akademik yang Mengukuhkan Kontribusinya
Di balik gagasan yang kuat ini, Laely juga mencatat prestasi akademik luar biasa. Ia meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran dengan IPK sempurna 4,0, menyelesaikan studi doktoralnya hanya dalam 2 tahun 2 bulan, dan lulus dengan predikat Summa Cum Laude—menjadikannya salah satu lulusan tercepat dan terbaik dalam sejarah Program Doktor Fikom Unpad.
Perjalanan akademiknya pun tidak biasa; sebagai mahasiswa jalur Fast Track S2–S3, ia menuntaskan program magister dalam 1 tahun 1 bulan, sekaligus merampungkan program doktoral dengan capaian identik: IPK sempurna dan predikat cum laude tertinggi.
Prestasi ini mendapat apresiasi besar dari para guru besar, bukan semata karena kecepatan studinya, tetapi karena kontribusi intelektualnya yang dinilai strategis bagi pengembangan kebijakan komunikasi budaya dan pelestarian warisan takbenda Indonesia.
Melalui Tanah–Tangan–Tutur, Laely tidak hanya menyelesaikan pendidikan doktoral, tetapi memberikan kerangka yang dapat memperkaya cara bangsa ini memahami dirinya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
7 Krim untuk Memudarkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp20 Ribuan
-
Waspada! Ini 15 Kosmetik Berbahaya Mengandung Hidrokuinon Temuan BPOM Tahun 2026
-
5 Sepatu Nike Wanita Tanpa Tali yang Nyaman dan Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari
-
Kurangi Sampah, Mesin RVM Kini Beri 'Kesempatan Kedua' pada Botol Plastik Bekas
-
6 Trik agar Hasil Cushion Tidak Crack, Makeup Jadi Flawless Tahan Lama
-
5 Sepatu Jalan Paling Nyaman: Lolos Uji 10.000 Langkah, Kaki Anti Pegal dan Nyeri
-
7 Sepatu Lokal Nyaman dan Multifungsi untuk Kerja, Jalan, hingga Traveling
-
Tren Staycation 2026: Liburan Singkat Kian Diminati, Akomodasi Jadi Daya Tarik Utama
-
7 Sepatu Converse Sol Datar Buat Nge-gym Sekaligus Nongkrong
-
Daftar 26 Kosmetik Berbahaya Temuan BPOM, Ini Rinciannya