- Tim Ekspedisi Patriot UI mengadakan FGD di Muting, Merauke pada 4 Oktober 2025 mengenai infrastruktur dasar.
- Aparat dan kepala kampung mengidentifikasi masalah infrastruktur seperti jalan, listrik, dan telekomunikasi yang perlu perbaikan.
- Kebutuhan mendesak meliputi pengaspalan jalan, optimalisasi PLN, penambahan tower internet, dan pembangunan SMA di Kampung Bunggay.
"Jika kebutuhan SMA ini dapat direalisasikan, titik tengah yang dapat menjangkau semua kampung di Distrik Elikobel ini adalah Kampung Bunggay. Jangan dirikan sekolah yang jauh dari permukiman warga seperti SMK Elikobel karena hanya menjangkau beberapa kampung saja," ujar salah satu aparat kampung yang hadir pada diskusi.
Semua perwakilan kampung yang hadir berharap bahwa kebutuhan dan harapan tersebut dapat direalisasikan oleh Kementerian Transmigrasi sebagai bagian yang menaungi Kawasan Transmigrasi Muting.
Hal ini karena kebutuhan dan harapan tersebut minim untuk direalisasikan pemerintah daerah karena keterbatasan anggaran maupun kuota. Kebutuhan dan harapan tersebut sudah berulang kali disampaikan pada saat Musrenbang (Mustawarah Perencanaan Pembangunan) tingkat kampung maupun distrik tetapi tidak kunjung menemukan jawaban dan realisasi nyata sampai saat ini.
Dalam hal ini, program Ekspedisi Patriot adalah bagian dari kerangka utama Transmigrasi Patriot yang menggabungkan riset lapangan dan pengabdian kepada masyarakat secara langsung dalam upaya mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi dari Kementerian Transmigrasi.
Melibatkan mahasiswa aktif dari beberapa universitas pilihan termasuk Universitas Indonesia jenjang S1 (On Going dalam semester MBKM) dan lulusan program S1/S2, yang akan tinggal langsung di Kawasan Transmigrasi selama 4 bulan.
Dengan distribusi peserta yang merata di berbagai jenjang pendidikan, program ini tidak hanya memperkuat kapasitas teknis dan akademik, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam satu kawasan transmigrasi, terdapat beberapa Tim Ekspedisi Patriot yang berbeda output kajian maupun berbeda universitas. Salah satu outputnya adalah Desain Kebijakan Pemenuhan Infrastuktur dan Layanan Dasar.
Hal ini sejalan dengan diskusi kelompok terpumpun ini yang memang menjadi salah satu kegiatan kunci yang menunjang dalam penyusunan dokumen rekomendasi kebijakan teknis dan spasial infrastuktur dan layanan dasar.
Baca Juga: Pramono Anung Genjot Program Kesejahteraan Hewan untuk Dongkrak Jakarta ke Top 50 Kota Global 2030
Berita Terkait
-
Pramono Anung Genjot Program Kesejahteraan Hewan untuk Dongkrak Jakarta ke Top 50 Kota Global 2030
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
ADHI Garap Proyek Pengendalian Banjir di Marauke
-
Cara Mudah Cek BLT Kesra 2025 Lewat HP, Bantuan Rp900 Ribu Segera Disalurkan
-
Presiden Prabowo Akan Bangun Dewan Nasional Baru Usai Bertemu Ratu Maxima
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati