- Presiden Prabowo meminta dibentuk Dewan Nasional baru fokus kesejahteraan keuangan setelah bertemu Ratu Maxima pada Senin (24/11/2025).
- Presiden mengapresiasi peran Ratu Maxima terkait inklusi keuangan, meskipun literasi keuangan Indonesia baru mencapai 66,64 persen.
- Dewan baru ini bertujuan menyempurnakan DNKI dan akan melibatkan pemangku kepentingan untuk penguatan literasi serta keterbukaan data keuangan.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta pembentukan sebuah Dewan Nasional baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan atau financial health. Permintaan itu disampaikan usai menerima Ratu Belanda, Maxima dalam kapasitasnya sebagai UN Secretary-General’s Special Advocate for Financial Health di Istana Negara, Senin (24/11/2025).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Prabowo mengapresiasi peran Ratu Maxima dalam mendorong inklusi keuangan global maupun di Indonesia.
“Bapak Presiden menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Ratu Maxima yang gigih teguh dalam advokasi inklusi keuangan dan kesehatan keuangan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,” ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, Presiden menilai inklusi keuangan terus menunjukkan perbaikan. Dengan 88,7 juta rumah tangga di seluruh Indonesia, pemerintah ingin semakin banyak masyarakat yang memiliki rekening agar penyaluran bantuan berjalan efektif.
“Inklusi keuangan di Indonesia sudah 92,7 persen, namun dari tingkat literasi baru 66,64 persen,” katanya.
Ia menambahkan, tingkat literasi itu sebenarnya sudah di atas rata-rata negara OECD. Selain itu, simpanan pelajar yang memiliki rekening telah mencapai 58 juta. Temuan ini menjadi salah satu pertimbangan dalam pembahasan Presiden Prabowo bersama Ratu Maxima.
Dalam pertemuan bilateral itu, Prabowo meminta penguatan kelembagaan di sektor literasi dan kesehatan keuangan.
“Bapak Presiden meminta agar dibentuk Dewan Nasional terkait kesejahteraan keuangan ataupun Financial Health ini. Dan ini adalah untuk melengkapi atau menyempurnakan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI),” tutur Airlangga.
Nantinya, dewan tersebut akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam penyusunan dan pemanfaatan data keuangan terbuka.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Kunjungan Ratu Maxima, Bahas Inklusi Keuangan dan Judi Online
“Dan ini akan melibatkan para stakeholder, termasuk di dalamnya untuk mempersiapkan data keuangan yang bisa terbuka atau open data keuangan,” tuturnya.
Selain itu, edukasi literasi keuangan juga menjadi perhatian bersama. Airlangga menyebut Prabowo ingin edukasi dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah juga ingin mendorong keterbukaan data bukan hanya di perbankan, tetapi juga dapat diakses para konsumen.
“Dan juga didorong agar edukasi mengenai literasi keuangan dilaksanakan terus-menerus. Dan juga didorong untuk adanya data yang secara terbuka, tidak hanya untuk perbankan tetapi untuk para consumer perbankan juga,” pungkas Airlangga.
Berita Terkait
-
Survei Terbaru Populi Center Sebut 81,7 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik
-
Ratu Maxima Terkejut Ada Bank Terima Bayar KPR Lewat Sampah, Gimana Mekanismenya?
-
Ratu Maxima Berikan Tips Pengelolaan Keuangan
-
Momen Hangat Prabowo dan Ratu Maxima dalam Diplomasi Ekonomi di Jakarta
-
Keadilan atau Intervensi? Prerogatif Presiden dalam Kasus Korupsi ASDP
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?