Selama posisi bulan secara matematis sudah memenuhi syarat, awal bulan langsung ditetapkan.
Meski kerap memunculkan perbedaan tanggal, keduanya sama-sama memiliki dasar ilmiah dan fiqih yang kuat. Umat Islam di Indonesia pun sudah terbiasa menyikapinya dengan bijak dan saling menghormati.
Secara astronomi, hilal penentu awal Ramadan 1447 H diperkirakan muncul pada malam 27 Februari 2026. Pada waktu tersebut, posisi bulan diprediksi sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian yang memenuhi kriteria pengamatan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Namun, faktor cuaca seperti mendung atau hujan tetap bisa memengaruhi keberhasilan rukyat. Karena itu, hasil akhir tetap bergantung pada laporan resmi dari tim pengamat hilal di lapangan.
Jadwal Penting Selama Ramadan 2026
Jika Ramadan dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026, maka beberapa tanggal penting yang bisa dicatat antara lain:
- Nuzulul Quran, diperingati hari ke 17 Ramadan akan tiba pada 16 Maret 2026.
- Malam Lailatul Qadar, yang diperkirakan malam 27 Ramadan akan tiba pada 26 Maret 2026.
- Akhir Ramadan akan tiba pada 28 Maret 2026.
- Idul Fitri 1447 H, diperkirakan 29–30 Maret 2026.
Pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 2026 melalui SKB 3 Menteri. Berdasarkan keputusan tersebut, libur Lebaran diperkirakan jatuh pada akhir Maret 2026, dengan rangkaian cuti bersama yang berpotensi menciptakan libur panjang.
Bagi yang berencana mudik atau liburan keluarga, informasi ini bisa jadi sinyal awal untuk mulai mengatur jadwal dan anggaran.
Hitung Mundur Menuju Ramadan 2026
Untuk menjawab pertanyaan berapa hari lagi Ramadan 2026? Kita bisa melakukan hitung mundur mulai dari sekarang.
Jika merujuk pada pertengahan Desember 2025, yakni tanggal 15 Desember 2025 ke awal puasa ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026, totalnya terdapat 65 hari.
Baca Juga: Bolehkah Membayar Hutang Puasa Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasan Lengkapnya
Rinciannya sebagai berikut:
- Tanggal 15 sampai 31 Desember 2025, ada 16 hari.
- Bulan Januari 2026 sebanyak 31 hari.
- Lalu tanggal 1–18 Februari 2026, terdapat 18 hari.
- Maka totalnya adalah 16 hari + 31 hari + 18 hari = 65 hari.
Itu artinya, Ramadan 2026 tinggal sekitar 65 hari lagi. Waktu ini terasa singkat, apalagi jika ingin menyambut Ramadan dengan persiapan yang lebih matang, baik secara fisik, mental, maupun spiritual.
Agar Ramadan 2026 terasa lebih khusyuk dan bermakna, kita bisa mulai dari hal-hal sederhana seperti melatih bangun lebih pagi menjelang sahur. Kita bisa berlatih mengurangi konsumsi makanan berat dan begadang.
Supaya ibadah lebih khusyuk, kita bisa menyusun target ibadah, mengatur keuangan untuk zakat dan sedekah, serta mengurangi distraksi digital secara bertahap, menggantinya dengan membaca AL-Qur’an.
Demikian itu jawaban untuk pertanyaan berapa hari lagi Ramadan 2026. Jumlah hari tersebut di atas merupakan perkiraan. Penetapan resmi awal puasa dan Idul Fitri masih tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah menjelang waktunya.
Namun, kita bisa menggunakan ini sebagai acuan untuk mempersiapkan diri. Selamat menyambut Ramadan 2026.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis