- Garasi 91 mengadakan acara khusus pelanggan setia untuk mempererat hubungan dengan para pembeli berulang.
- Pemilik Ferdi Kusuma Putra menyatakan kepercayaan konsumen merupakan modal utama dalam menjalankan bisnis kendaraan bekas tersebut.
- Sejak 2014 di Jakarta Timur, Garasi 91 fokus memberikan rasa aman transaksi demi menjaga loyalitas konsumen.
Suara.com - Pasar mobil bekas kini bukan lagi sekadar pilihan alternatif saat dana terbatas. Di tengah ketatnya persaingan industri otomotif, kualitas unit dan rasa percaya terhadap showroom menjadi faktor utama pertimbangan konsumen.
Melihat fenomena repeat buyer atau pembeli berulang di pasar mobil bekas, Garasi 91 menggelar acara "Ngopi Asik Bareng Garasi 91" untuk mempererat hubungan dengan para pelanggan setia.
Pemilik Garasi 91, Ferdi Kusuma Putra, menegaskan bahwa kepercayaan merupakan modal mendasar dalam menjalankan bisnis mobil bekas. Menurutnya, pelanggan yang kembali membeli menunjukkan puasnya pengalaman transaksi sebelumnya.
“Di bisnis mobil bekas, tantangan terbesar sebenarnya adalah mendapatkan kepercayaan konsumen. Ketika seorang pelanggan kembali membeli untuk kedua, ketiga, bahkan beberapa kali, bagi kami itu bukan sekadar transaksi, tetapi tanda bahwa mereka percaya terhadap kualitas unit dan cara kami melayani,” ujar Ferdi, Senin (21/9/2026).
Beroperasi sejak 2014 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Garasi 91 kini sudah memiliki tiga cabang. Di tengah gempuran pilihan kendaraan baru, Garasi 91 memilih fokus pada bisnis mobil bekas dengan menawarkan rasa aman transaksi dibanding sekadar perang harga.
“Sekarang konsumen punya semakin banyak pilihan. Karena itu kami tidak ingin hanya bersaing soal harga. Kami ingin konsumen merasa bahwa ketika membeli di Garasi 91, mereka mendapatkan kendaraan yang sesuai dan proses transaksi yang memberikan rasa percaya,” kata Ferdi.
Salah satu konsumen, Retno Ayu, membuktikan loyalitas tersebut dengan membeli unit kendaraan hingga enam kali sejak 2017.
“Saya sudah enam kali beli mobil di Garasi 91 sejak 2017. Kalau kembali lagi, tentu karena sudah merasa percaya dan punya pengalaman yang baik dari pembelian sebelumnya,” ujar Retno.
Melalui kegiatan komunitas ini, Garasi 91 berharap dapat membangun ekosistem pelanggan yang solid sekaligus membuka peluang rekomendasi ke jaringan keluarga dan kolega.
“Bagi kami, pelanggan lama bukan sekadar database. Mereka adalah bagian dari perjalanan Garasi 91. Kalau hubungan itu dijaga dengan baik, ketika mereka membutuhkan mobil berikutnya, melakukan upgrade, atau ada keluarga dan temannya yang mencari mobil, kami berharap Garasi 91 menjadi salah satu nama yang mereka percaya,” tutup Ferdi.