- Wasabi menjadi topik hangat di Year in Search 2025.
- Pedas wasabi berasal dari senyawa allyl isothiocyanate, yang berbeda dengan capsaicin pada cabai.
- Wasabi asli memiliki rasa yang kompleks.
Suara.com - Gimana rasa wasabi menjadi salah satu topik kuliner yang banyak dicari dan masuk dalam Year in Search 2025.
Rasa penasaran publik meningkat seiring viralnya konten media sosial yang memperlihatkan orang mencoba wasabi mentah secara langsung.
Lantas, gimana rasa wasabi? Apakah pedas seperti cabai, atau justru menghadirkan sensasi berbeda? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Wasabi?
Melansir dari laman oryoki.de, wasabi adalah bumbu khas Jepang yang berasal dari akar tanaman Wasabia japonica.
Tanaman ini dikenal sejak abad ke-10 dan tumbuh alami di pegunungan dengan air bersih serta suhu sejuk. Kondisinya ini membuat wasabi sulit dibudidayakan secara massal.
Wasabi membutuhkan sekitar dua tahun untuk panen. Di alam liar, hanya ditemukan di Jepang dan Pulau Sakhalin, Rusia, sehingga langka dan mahal.
Saat ini, sebagian besar wasabi di Jepang diimpor dari Taiwan, China, dan Selandia Baru. Hal ini membuat wasabi asli jarang ditemui di luar restoran tertentu.
Rasa Wasabi Asli
Baca Juga: Apa Manfaat Jalan Kaki? Aktivitas Sehat yang Masuk Year in Search 2025
Wasabi asli memiliki rasa yang jauh lebih kompleks dibandingkan pasta hijau yang kini umum ditemui di berbagai restoran ataupun swalayan.
Rasa wasabi yang asli tidak hanya pedas, tetapi juga sedikit manis, segar, dan memiliki aroma alami seperti daun hijau.
Sebaliknya, wasabi yang sering disajikan di restoran sebenarnya adalah campuran lobak Eropa, mustard, tepung, dan pewarna hijau.
Perbedaan paling terasa ada pada sensasi pedasnya. Wasabi asli tidak membakar lidah, melainkan menyebar ke hidung dan tenggorokan, lalu cepat menghilang.
Kenapa Pedas Wasabi Beda dari Cabai?
Pedas wasabi berasal dari senyawa bernama allyl isothiocyanate, bukan capsaicin seperti pada cabai. Senyawa ini bekerja dengan mengaktifkan reseptor TRPA1 di tubuh manusia.
Berita Terkait
-
Apa Manfaat Jalan Kaki? Aktivitas Sehat yang Masuk Year in Search 2025
-
Olahraga Pilates Masuk Year in Search, Ini 19 Manfaatnya untuk Tubuh dan Mental
-
Fusion yang Berkarakter: Naughty Olive Bintaro Sajikan Cita Rasa Lokal dengan Sentuhan Western
-
Bahan dan Resep Cabe Gendot ala Teh Shanty, Fenomena Kuliner Viral Tahun 2025
-
Google Year in Search 2025: Dari Budaya Timur hingga AI, Purbaya dan Ahmad Sahroni Ikut Jadi Sorotan
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Bingung Pilih Foundation Viva Cosmetics? Ini 3 Rekomendasi, Perbedaan, dan Review Pembeli
-
Parfum Careso yang Wanginya Paling Enak Varian Apa? Ini 3 Pilihan Favorit Owner
-
Industri Fashion Terus Memproduksi Sampah, Bisakah Upcycling Jadi Jalan Keluar?
-
Bedak Marcks Padat untuk Apa? Ini Fungsi, Varian, dan Harganya
-
Nike Pegasus 41 vs Vomero 18, Mana yang Cocok untuk Sepatu Lari Harian?
-
Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026? Segini Estimasi Per Bulannya
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
-
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers yang Wanginya Segar dan Tahan Lama
-
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
-
Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Sepeda Hybrid vs Gravel yang Perlu Diketahui Sebelum Beli