- Rupiah menguat signifikan di pasar spot menjadi Rp16.680 per USD pada penutupan Rabu, 31 Desember 2025.
- Penguatan rupiah terutama disebabkan oleh intervensi Bank Indonesia yang memanfaatkan likuiditas pasar minimal.
- Analis memperingatkan potensi pelemahan rupiah kembali akibat rilis data inflasi dan perdagangan pada hari Jumat.
Suara.com - Nilai tukar rupiah konsisten menguat pada penutupan Rabu, 31 Desember 2025. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.680 per USD.
Alhasil, rupiah menguat 0,54 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp 16.773 per USD.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.720 per dolar AS.
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah menguat dikarenakan pertolongan Bank Indonesia (BI). Salah satunya langkah intervensi BI membuat rupiah masuk dalam zona hijau.
"Tidak ada faktor yang mendukung penguatan, dolar AS terpantau masih terus rebound oleh data-data ekonomi yg kuat. Rupiah menguat besar oleh aksi BI yang memanfaatkan peluang di saat liquiditas minimal di pasar untuk intervensi," katanya saat dihubungi Suara.com.
Namun, dia meminta pemerintah jangan terlena dengan penguatan rupiah dalam penutupan akhir tahun ini. Lantaran, perilisan inflasi yang terjadi akan memberikan tekanan pada rupiah sehingga bisa masuk zona merah.
"Pada hari Jumat akan dirilis data perdagangan dan inflasi yang memberikan sinyal beragam. Data perdagangan diperkirakan kembali surplus namun ekspor impor yang menurun, serta inflasi yang diperkirakan akan kembali termoderasi. Secara umum data-data ini apabila seperti yang diperkirakan, akan kembali menekan rupiah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan