- Finlandia konsisten masuk 5 besar negara paling bahagia.
- Secara berturut-turut, negara ini berada di peringkat pertama berdasarkan World Happiness Report.
- Tak cuma kekayaan, berikut beberapa faktor pendukung utama kebahagiaan di Finlandia.
Suara.com - Finlandia secara konsisten menduduki peringkat teratas sebagai negara paling bahagia di dunia. Sejak 2018, ia berada di peringkat pertama World Happiness Report selama beberapa tahun berturut-turut.
Peringkat tersebut kemudian diikuti oleh negara-negara Nordik lainnya seperti Denmark, Islandia, Swedia, dan Belanda.
Banyak orang mungkin bertanya-tanya: apa rahasianya? Apakah karena mereka negara maju? Atau karena pemandangannya alamnya yang indah?
Menariknya, kebahagiaan di Finlandia bukan tentang euforia atau tawa yang meledak-ledak setiap saat. Kebahagiaan mereka lebih bersifat stabil, tenang, dan berakar pada rasa aman.
Berikut adalah 6 alasan utama kenapa Finlandia bisa konsisten menjadi negara paling bahagia di dunia.
1. Budaya "Sisu": Ketangguhan Mental yang Unik
Salah satu pilar utama karakter orang Finlandia adalah "Sisu". Menurut Frank Martela, PhD, seorang peneliti kebahagiaan dari Aalto University, Sisu adalah kombinasi dari ketabahan, keberanian, dan daya tahan yang luar biasa.
Dalam tulisannya di CNBC Make It, Martela menjelaskan bahwa Sisu membantu warga Finlandia tetap tenang saat menghadapi tantangan berat, mulai dari musim dingin yang ekstrem hingga krisis pribadi. Bukannya menyerah, mereka justru mencari jalan keluar dengan kepala dingin.
2. Tingkat Kepercayaan Sosial yang Sangat Tinggi
Baca Juga: 7 Negara Paling Tidak Bahagia di Dunia Tahun 2025, Ada Indonesia?
Finlandia memiliki tingkat kepercayaan antarwarga yang luar biasa. Hal ini dibuktikan oleh eksperimen sosial legendaris bertajuk "Lost Wallet Test" yang dilakukan oleh Reader’s Digest.
Dalam studi global tersebut, para peneliti sengaja menjatuhkan 12 dompet di berbagai kota besar di dunia. Hasilnya, di Helsinki (ibu kota Finlandia), 11 dari 12 dompet dikembalikan ke pemiliknya.
Rasa aman karena dikelilingi oleh orang-orang jujur adalah salah satu faktor utama yang menurunkan tingkat kecemasan masyarakat setempat.
3. Koneksi Mendalam dengan Alam
Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup Finlandia, sekitar 75% wilayah negara ini tertutup hutan. Kedekatan mereka dengan alam didukung oleh hukum unik bernama "Everyman's Right" (Jokamiehenoikeus).
Hukum ini memberikan kebebasan bagi siapa pun untuk menikmati alam liar, seperti memetik buah beri, jamur, atau sekadar jalan kaki di hutan, secara gratis, tanpa peduli siapa pemilik lahannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Jadi Tren Lebaran 2026, Baju Teal Blue dan Ash Blue Cocok dengan Warna Apa?
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Couple, Apa Warna Terbaik?
-
Siapa Nama Asli Aura Kasih? Bikin Kepo Tiba-Tiba Ganti Bio Instagram Jadi 'Febria'
-
7 Minyak Kemiri untuk Rambut Kering dan Kusut, Ampuh Hempaskan Ketombe
-
Ramalan Shio Paling Hoki Besok 10 Januari 2026, Cek Keberutunganmu di Akhir Pekan!
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50-an? Cek 7 Pilihan Terbaiknya
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
-
Rahasia Rambut Sehat ala Jepang: Ritual Onsen Kini Hadir di Klinik Estetika Jakarta!
-
5 Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Kering Usia 50 Tahun, Bantu Kurangi Penuaan