Lifestyle / Komunitas
Selasa, 13 Januari 2026 | 15:26 WIB
buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
Baca 10 detik
  • MemoarBroken Strings Aurelie Moeremans picu diskusi publik tentang bahaya child grooming.

  • Grooming adalah upaya manipulatif pelaku membangun kepercayaan untuk mengeksploitasi anak secara seksual.

  • Orang tua wajib waspadai tahap isolasi, pemberian hadiah berlebih, hingga rahasia khusus.

Suara.com - Buku Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings masih menjadi perbincangan, karena menceritakan kisahnya yang pernah mengalami grooming dari orang jauh lebih dewasa saat usianya masih 15 tahun.

Dalam buku tersebut, Aurelie Moeremans mengungkap bagaimana dirinya pernah terjebak dalam hubungan manipulatif dan penuh tekanan sejak usia remaja, yang merupakan salah satu bentuk nyata dari grooming.

Cerita itu lantas membuat publik ramai membahas soal child grooming di media sosial.

Lantas, apa sebenarnya grooming itu dan bagaimana cara kita sebagai orang tua atau pengasuh untuk mendeteksinya?

Apa Itu Grooming?

Grooming adalah tahap pengondisian yang dilakukan pelaku untuk mendapatkan kepercayaan korban, yakni seorang anak atau remaja serta orang-orang di sekitarnya.

Aurelie Moeremans (Instagram/aurelie)

Supaya, pelaku bisa leluasa melakukan pelecehan tanpa dicurigai dan memastikan korban tetap diam.

Secara umum, child grooming adalah upaya seseorang untuk membangun hubungan emosional dan rasa percaya dengan seorang anak dan terkadang keluarganya dengan tujuan akhir untuk melecehkan atau mengeksploitasi anak tersebut secara seksual.

Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014, anak adalah siapa saja yang berusia di bawah 18 tahun.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Amerika Murah dan Awet: Harga ala Agya Sensasi Rasa Eropa

Banyak yang mengira pelaku pelecehan adalah orang asing yang menyeramkan.

Faktanya, pelaku child grooming bisa saja orang yang dikenal oleh korban dan keluarganya, mulai dari kerabat, teman, tetangga, hingga sosok yang dianggap panutan.

Dalam Broken Strings, Aurelie Moeremans pun menggambarkan bagaimana seorang pelaku bisa sangat dominan dan memanipulasi pikiran korban yang masih muda.

Pelaku biasanya masuk ke dalam hidup korban dengan cara yang tampak sangat manis, penuh perhatian, dan seolah-olah menjadi pahlawan.

Hal inilah yang membuat korban sulit membedakan mana kasih sayang tulus dan mana niat jahat.

Tahapan dan Tanda Bahaya Pelaku Grooming yang Harus Diwaspadai

Load More