- Tren pariwisata 2025-2026 didominasi short escape dan pemanfaatan cerdas kalender liburan nasional.
- Akomodasi kini menjadi inti pengalaman liburan, dengan permintaan melonjak 12% di akhir 2025.
- Wisatawan memprioritaskan staycation tematik, liburan singkat 1,5 hari, dan destinasi Asia Tenggara.
Suara.com - Tren staycation 2026 menunjukkan perubahan cara masyarakat menikmati liburan. Liburan singkat kian diminati seiring keterbatasan waktu dan tingginya kebutuhan untuk rehat sejenak tanpa perjalanan jauh.
Akomodasi juga tak lagi sekadar tempat menginap, melainkan menjadi daya tarik utama wisatawan, karena pengalaman menginap yang nyaman, fleksibel, dan tematik dinilai mampu memberikan kepuasan liburan dalam durasi yang lebih singkat.
Berdasarkan data terbaru, permintaan akomodasi pada kuartal akhir 2025 bahkan melonjak 12% dibandingkan awal tahun, membuktikan bahwa antusiasme masyarakat untuk rehat sejenak tetap tinggi.
Berikut adalah empat pola utama yang menggambarkan tren gaya hidup dan perjalanan wisatawan saat ini:
1. Akhir Tahun Tetap Jadi "Gong" Perjalanan
Momen Natal dan Tahun Baru masih memegang takhta sebagai waktu favorit untuk bepergian. Puncak pemesanan terjadi secara signifikan pada minggu terakhir Desember. Menariknya, wisatawan kini lebih terencana; mereka cenderung memesan jauh-jauh hari untuk mengamankan akomodasi yang sesuai dengan preferensi pribadi dan keluarga.
2. Staycation Tematik dan Kenyamanan Keluarga
Liburan akhir tahun kini banyak diisi dengan kegiatan yang lebih bermakna. Family trip dan staycation tematik menjadi pilihan populer untuk menutup tahun. Tak heran jika jenis akomodasi seperti vila dan apartemen kini naik daun karena menawarkan fleksibilitas serta kenyamanan lebih bagi mereka yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama orang tersayang tanpa harus keluar dari area penginapan.
3. Dominasi Short Getaway di Kota Terdekat
Baca Juga: Pengamat Politik Soroti Reshuffle Kabinet Prabowo: Akomodasi Politik Tak Terbantahkan?
Terbatasnya waktu di tengah padatnya aktivitas membuat tren liburan singkat (short getaway) terus mendominasi. Rata-rata durasi menginap kini stabil di angka 1,5 hari. Kota-kota yang mudah diakses dari pusat bisnis tetap menjadi primadona bagi mereka yang butuh healing kilat tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.
4. Destinasi yang Lebih Eksploratif namun Aksesibel
Wisatawan kini semakin jeli memilih lokasi. Untuk rute domestik, Jakarta, Bandung, Bali, dan Surabaya masih menjadi favorit, namun kini Bogor ikut merangsek masuk ke jajaran lima besar destinasi dengan pemesanan terbanyak. Sementara untuk skala internasional, kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina masih menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang menginginkan perjalanan luar negeri dengan durasi singkat namun tetap berkesan.
SVP of Accommodation tiket.com, Cisyelya Bunyamin, menjelaskan bahwa dinamika ini menunjukkan wisatawan semakin selektif. Fleksibilitas waktu dan variasi pengalaman menginap kini menjadi kunci utama yang memengaruhi keputusan mereka dalam berwisata.
Bagi Anda yang masih merencanakan perjalanan hingga Februari 2026, saat ini adalah momentum yang tepat untuk mengunci pesanan. Melalui platform seperti tiket.com, tersedia berbagai program menarik seperti Stay with Benefits yang menawarkan cashback hingga Rp150.000, atau Stay with Benefits Plus dengan cashback mencapai Rp850.000 untuk transaksi tertentu. Promo ini berlaku hingga 24 Februari 2026, sangat pas bagi Anda yang ingin menikmati sisa atmosfer libur awal tahun dengan lebih hemat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Apa Itu Greenwashing: Mengapa Ini Marak dan Menyesatkan?
-
Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Via HP, Tinggal 8 Hari Lagi!
-
Cuaca Panas Pakai Parfum Apa? Ini 7 Rekomendasi yang Aromanya Segar dan Tidak Menyengat
-
Produksi Rumput Laut Naik, Kenapa Nilainya Masih Rendah?
-
5 Kipas Angin Dinding Terbaik Usir Gerah Tanpa Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Dijamin Dingin
-
Tips 5 Cara Rental Mobil Aman Saat Liburan
-
Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?
-
Jadwal Lengkap Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih, Pendaftaran Cuma 10 Hari
-
Lowongan 1.369 Manajer Kampung Nelayan Merah Putih, Cek Syarat dan Link Daftarnya di Sini!
-
Beda Pendidikan Donald Trump vs Paus Leo XIV yang Bersitegang