Lifestyle / Male
Selasa, 20 Januari 2026 | 10:47 WIB
Bupati Pati Sudewo (Instagram.com/sudewoofficial)
Baca 10 detik
  • Bupati Pati Sudewo, yang menjabat sejak Februari 2025, ditangkap KPK pada 19 Januari 2026.
  • Penangkapan tersebut terkait kasus dugaan jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
  • Sudewo, lulusan teknik, merupakan kader Partai Gerindra dan sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI.

Di Gerindra, Sudewo dengan cepat naik pangkat; ia menjadi Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi di DPP Gerindra sejak 2019.

Pada periode 2019-2024, Sudewo kembali terpilih sebagai anggota DPR RI, kali ini dari Partai Gerindra.

Ia aktif dalam berbagai kegiatan partai, termasuk sebagai koordinator tim sukses (timses) untuk pilkada dan pilgub di berbagai daerah, seperti Pilkada Kabupaten Pacitan pada 2005 dan Pilgub Jawa Tengah pada 2008.

Pengalaman ini memperkuat jaringan politiknya di tingkat nasional dan daerah. Pada Pemilu 2024, Sudewo sebenarnya terpilih lagi sebagai anggota DPR RI untuk periode 2024-2029, tetapi ia memilih untuk mundur dan maju sebagai calon Bupati Pati pada Pilkada Serentak 2024.

Dalam pilkada yang digelar pada 27 November 2024, Sudewo diusung oleh koalisi besar termasuk Gerindra, PKB, NasDem, PSI, Golkar, Gelora, Perindo, dan PKN.

Ia berhasil meraih 419.684 suara atau 53,53% dari total suara sah, mengalahkan pesaingnya. Pelantikannya dilakukan pada 20 Februari 2025, menandai awal kepemimpinannya di Kabupaten Pati.

Kepemimpinan Sudewo tidak berjalan mulus. Baru saja menjabat kurang dari setahun, pada 19 Januari 2026, ia terjaring OTT KPK.

Penangkapan ini terjadi di wilayah Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, dan dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Pati Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa

Load More