- Bupati Pati Sudewo, yang menjabat sejak Februari 2025, ditangkap KPK pada 19 Januari 2026.
- Penangkapan tersebut terkait kasus dugaan jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
- Sudewo, lulusan teknik, merupakan kader Partai Gerindra dan sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI.
Suara.com - Bupati Pati Sudewo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 19 Januari 2026. OTT KPK ini terkait kasus jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.
Hal ini membuat publik bertanya-tanya, Sudewo Bupati Pati dari partai apa?
Profil Bupati Pati Sudewo: Dari Partai Apa?
Sudewo, yang memiliki nama dan gelar lengkap H. Sudewo, S.T., M.T., adalah seorang politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Bupati Pati ke-42 untuk periode 2025-2030.
Ia lahir pada 11 Oktober 1968 di Pati, Jawa Tengah, dan dikenal sebagai figur yang aktif dalam dunia politik nasional sebelum akhirnya terjun ke level daerah.
Pertanyaan utama yang sering muncul adalah dari partai apa Sudewo berasal? Jawabannya adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), yang ia ikuti sejak tahun 2014.
Sebelum bergabung Partai Gerindra, ia sempat bergabung dengan Partai Demokrat hingga 2013.
Perpindahan ini menandai perjalanan karir politiknya yang melejit, dari kursi legislatif nasional hingga eksekutif daerah.
Pendidikan dan Karier Bupati Pati Sudewo
Latar belakang pendidikan Sudewo cukup solid di bidang teknik. Ia menyelesaikan gelar Sarjana Teknik (S.T.) dan Magister Teknik (M.T.), yang menjadi fondasi karir awalnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Departemen Pekerjaan Umum.
Sudewo diangkat sebagai CPNS pada tahun 1996 dan bertugas hingga sekitar 2006. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang infrastruktur dan pembangunan, yang kemudian ia bawa ke ranah politik.
Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Pati Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
Awal mula terjun ke politik dimulai pada tahun 2002, ketika ia mencalonkan diri sebagai Bupati Karanganyar, meskipun tidak berhasil terpilih.
Karir politik Sudewo benar-benar melejit pada Pemilu Legislatif 2009.
Saat itu, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah III melalui Partai Demokrat, partai yang sedang berada di puncak popularitas di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sudewo berhasil lolos dan menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2013. Di sini, ia terlibat dalam berbagai komisi, termasuk yang berkaitan dengan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Namun, pada tahun 2013, Sudewo memutuskan untuk keluar dari Partai Demokrat dan bergabung dengan Partai Gerindra.
Alasan perpindahan ini tidak secara eksplisit diungkapkan, tetapi diyakini terkait dengan visi politik yang lebih selaras dengan Gerindra, yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
Perjalanan Karier Vidi Aldiano Si "Duta Persahabatan", Menginspirasi Lewat Karya dan Resiliensi
-
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Awal Mula Vidi Aldiano Sakit, Perjalanan Panjang sang Musisi Melawan Kanker Ginjal
-
7 Maret 2026 Tarawih ke Berapa? Simak Keutamaannya Menurut Kitab Durratun Nashihin
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 di Bogor