- Wali Kota Madiun Maidi ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring OTT KPK.
- Kasus ini diduga terkait suap fee proyek dan dana CSR.
- KPK juga amankan Kadis PUPR dan tujuh orang lainnya dalam operasi tersebut.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wali Kota Madiun, Maidi, sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan atau OTT pada Senin (19/1/2026). Selain Maidi, delapan orang lainnya juga diamankan dalam operasi senyap tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan intensif selama 1x24 jam, KPK memutuskan untuk menaikkan status perkara ke tahap penyidikan dan menetapkan para tersangka.
“Dalam expose tersebut juga sudah ditetapkan status hukum para pihak yang diamankan,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR
Sebelumnya, Budi mengonfirmasi bahwa OTT ini diduga terkait dengan penerimaan fee proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Dalam operasi tersebut, tim penyidik juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.
"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” tandas Budi.
Wali Kota Maidi tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Senin malam sekitar pukul 22.34 WIB. Mengenakan jaket biru dan topi hitam, ia hanya memberikan komentar singkat kepada awak media.
“Saya tidak pernah lelah untuk membangun Kota Madiun,” kata Maidi.
“Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat,” tambahnya sebelum memasuki lobi untuk menjalani pemeriksaan.
Baca Juga: Terjerat OTT, Wali Kota Madiun Maidi Datangi Gedung Merah Putih KPK
Turut diamankan dalam OTT ini adalah Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah. Dari total 15 orang yang terjaring dalam operasi awal, sembilan di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi