- Area dari hidung hingga bibir atas disebut segitiga kematian di wajah.
- Di sini, pembuluh darah tidak punya katup, sehingga infeksi bisa menuju otak.
- Jangan memencet jerawat di area ini, risikonya bisa sangat serius.
Suara.com - Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial viral menceritakan tragedi seorang istri yang kehilangan suaminya akibat jerawat di segitiga kematian wajah.
Dalam postingan Instagram @folkathic, sang istri menuturkan penyesalan mendalam setelah memencet jerawat di hidung suaminya, yang ternyata berujung fatal.
Di awal cerita, sosok istri menceritakan bahwa suaminya adalah pekerja keras yang merantau untuk menafkahi keluarga, terutama saat sang istri sedang hamil muda.
Saat suaminya pulang, keduanya menghabiskan waktu dengan makan dan bercanda. Suaminya pun sempat mengeluhkan jerawat di hidung yang tak kunjung sembuh.
Di momen tersebut, sang istri iseng memencet jerawat yang terlihat matang, tidak menyangka hal tersebut akan menimbulkan konsekuensi serius.
Keesokan harinya, sang suami mulai merasakan pusing dan demam tinggi. Awalnya kondisi ini dianggap sakit ringan dan diberi obat sederhana.
Namun gejala tidak kunjung membaik. Area hidung tampak merah, bengkak, dan nyeri hebat menjalar ke bagian belakang kepala.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan pembekuan darah di hidung yang akhirnya menyebabkan pendarahan serius hingga ke pembuluh otak dan harus menjalani operasi.
Sayangnya, sang suami meninggal dunia dua hari setelah menjalani operasi. Sang istri pun berharap kisahnya ini menjadi pelajaran bagi banyak orang.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Wajah Lembap Bebas Jerawat
Apa Itu Segitiga Kematian di Wajah?
Melansir Cleveland Clinic, area dari jembatan hidung hingga kedua sudut mulut dikenal sebagai danger triangle of the face atau segitiga kematian wajah.
Dermatolog Dr. Alok Vij menjelaskan, area tersebut berisiko tinggi terkena infeksi dari jerawat atau luka kecil karena adanya cavernous sinus.
Itu merupakan jaringan pembuluh darah besar di belakang mata yang langsung terhubung ke otak. Infeksi di sini bisa menyebar ke otak meski jaraknya pendek.
Sementara itu, melansir dari kolom komentar postingan Instagram @folkathic, Dokter THT Al Hafiz menambahkan bahwa normalnya pembuluh darah memiliki katup.
Namun, di sekitar hidung dan mata, pembuluh darah tidak memiliki katup, sehingga aliran darah bisa bergerak bolak-balik.
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Wajah Lembap Bebas Jerawat
-
5 Sabun Mandi Cair Penghilang Jerawat Punggung, Kulit Mulus dan Wangi Mewah Mulai Rp28 Ribuan
-
Mau Kulit Lebih Sehat dan Bebas Jerawat? Ini Makanan yang Perlu Dihindari
-
5 Rekomendasi Body Spray untuk Atasi Jerawat Punggung, Mulai dari Rp 70 Ribuan
-
5 Calming Spray untuk Atasi Jerawat Meradang saat Aktivitas di Luar
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
7 Rekomendasi Body Lotion yang Wanginya Tahan Lama Seperti Parfum
-
Generasi Muda Jadi Kunci, Aceh Dorong Peran Kreatif dalam Pembangunan
-
Beda Sabun Cuci Muka Pria dan Wanita, Apakah Boleh Tukeran?
-
Destinasi Healing Baru di Ubud: Resort Payangan dengan View Hutan dan Konsep Longevity
-
Aturan Baru UTBK 2026, Simak Tata Tertib yang Wajib Dipatuhi Peserta
-
Scrub Wajah Apa yang Bagus? Ini 7 Rekomendasi untuk Angkat Sel Kulit Mati
-
Kapan Batas Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih? Catat Tanggalnya!
-
Sejarah Hari Bumi, Kenapa Dipilih Tanggal 22 April? Ternyata Begini Asal-usulnya
-
UU PPRT Tentang Apa? Simak Poin Pentingnya untuk Pekerja Rumah Tangga
-
UU PPRT Disahkan, Apa Bedanya PRT dan ART? Begini Penjelasannya