Lifestyle / Komunitas
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:35 WIB
Ilustrasi skincare (freepik)

Suara.com - Tren layering skincare membuat banyak orang semakin rajin mencoba berbagai produk secara bersamaan. Padahal, tidak semua kandungan aktif skincare aman digunakan dalam satu waktu karena bisa menurunkan efektivitas produk hingga memicu iritasi kulit.

Kesalahan dalam mengombinasikan produk sering kali terjadi karena kurangnya pemahaman tentang cara kerja masing-masing bahan aktif.

Beberapa kandungan bisa saling menetralkan, sementara yang lain justru dapat membuat kulit mengalami over-eksfoliasi.

Inilah sebabnya penting untuk mengetahui skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan agar rutinitas perawatan kulit tetap aman dan hasilnya optimal.

Berikut ini daftar kandungan skincare yang tidak disarankan digunakan bersamaan agar kulit tetap sehat dan terawat.

1. Vitamin C dan Retinol

Ilustrasi skincare mengandung niacinamide atau vitamin C untuk mencerahkan wajah (freepik)

Vitamin C dan retinol memang sama-sama bermanfaat untuk kulit, mulai dari mencerahkan hingga melawan tanda penuaan. Namun, kedua bahan ini termasuk skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan.

Perbedaan tingkat pH antara vitamin C dan retinol dapat membuat kulit mengalami stres. Kombinasi ini sering menyebabkan iritasi, kemerahan, dan rasa perih, terutama pada kulit sensitif.

Selain itu, penggunaan bersamaan dapat mengurangi efektivitas masing-masing bahan aktif, sehingga hasil yang diharapkan tidak maksimal.

Sebaiknya, gunakan vitamin C di pagi hari untuk perlindungan dari radikal bebas, dan aplikasikan retinol di malam hari untuk membantu regenerasi kulit.

Baca Juga: Apakah Sunscreen Bisa Hilangkan Flek Hitam? Cek di Sini Rekomendasi Terbaik

2. Niacinamide dan AHA

Niacinamide dikenal sebagai bahan yang membantu memperbaiki tekstur kulit, meningkatkan elastisitas, serta menjaga kelembapan. Namun, bahan ini tidak dianjurkan digunakan bersamaan dengan AHA.

Ketika niacinamide bercampur dengan AHA yang bersifat asam, dapat terbentuk asam nikotinat. Senyawa ini berpotensi menyebabkan sensasi panas, kemerahan, dan iritasi pada kulit.

Selain itu, kondisi pH yang terlalu asam dapat mengganggu kinerja niacinamide dalam menenangkan kulit.

Untuk hasil terbaik, gunakan niacinamide saat kondisi kulit berada pada pH netral, dan aplikasikan AHA pada waktu berbeda.

3. Asam Glikolat dan Retinol

Load More