Suara.com - Baru-baru ini, banyak orang mempertanyakan mengenai sebuah produk whipping dengan nama Whip Pink. Jika dilihat dari deskripsi produk melalui laman resmi Whip Pink, ini adalah produk krim kocok atau whipping cream premium. Artinya, produk ini bisa dipergunakan untuk pelengkap kue, minuman, dan sajian lainnya.
Namun, tidak sedikit warganet yang mempertanyakan tentang keeksklusifan produk ini. Belum lagi ketersediaannya yang hanya ada di dua kota besar, Bali dan Jakarta.
Meski begitu, perlu Anda tahu bahwa produk Whip Pink memang sudah mendapatkan izin jual beli di Indonesia. tabung berwarna pink ini berisi nitrous oxide atau N20. Ini adalah gas yang memang legal digunakan di medis dan kuliner. Di dapur, gas ini bermanfaat untuk membuat krim mengembang dan menghasilkan busa yang lembut.
Di Indonesia, produk ini dikelola oleh PT. Suplaindo Sukses Sejahtera, perusahaan yang fokus di inovasi dan distribusi produk. Whip Pink juga bisa diisi ulang dan memiliki sistem kedap udara yang memastikan standar keamanan dan kualitas makanan.
Sementara itu, di dunia medis, N20 kerap digunakan sebagai anestesi dan pereda nyeri. Namun, apa pun penggunaannya, N20 hanya boleh digunakan sesuai batas anjuran.
Nitrous Oxide yang digunakan sembarangan dengan cara dihirup dari tabung kecil atau balon memang berisiko membahayakan kesehatan. Banyak orang mencoba hal ini demi mendapatkan sensasi kebahagiaan singkat, seperti euforia, perasaan ringan, atau tawa. Karena itulah, N20 juga kerap disebut sebagai laughing gas.
“Tabung whipped cream ini sering disalahgunakan karena kandungan NO di dalamnya. Nitrous oxide punya efek sedatif ringan, bisa bikin tenan, sensasi melayang, dan sedikit euforia secara akut. Itu sebabnya gas ini kerap disebut laughing gas atau gas tawa,”ujar dr. Dion Haryadi dalam video penjelasannya.
Efek instan yang diberikan oleh gas inilah yang kerap menipu orang yang mencobanya. Padahal, menghirup nitrous oxide secara langsung tanpa oksigen pendamping bisa membuat tubuh kekurangan oksigen dalam waktu singkat. Pada tahap ringan, gas NO yang menghambat oksigen mungkin menimbulkan pusing hingga penurunan kesadaran atau pingsan. Sementara itu, penggunaan NO dalam jangka waktu panjang atau berlebihan bisa menimbulkan risiko yang lebih serius seperti berikut.
Kerusakan saraf kronis karena N20 bisa mengganggu metabolisme vitamin B12 yang penting untuk saraf.
Baca Juga: Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah
Risiko kecelakaan fisik karena penurunan keseimbangan dan orientasi selama efek zat berlangsung.
Sementara itu, Whip Pink sendiri merujuk pada produk tabung berisi nitrous oxide (N20) dengan penampilan visual mencolok berwarna pink. Desain produk dapur ini pun terlihat playful, beberapa konten pemasaran Whip Pink pun terasa dekat dengan gaya hidup urban.
Tampilan dan gaya pemasaran inilah yang membuat banyak orang penasaran mengapa kebutuhan dapur justru memiliki segmentasi yang sangat lifestyle-oriented.
Perlu digaris bawahi bahwa N20 dan whipped cream bukanlah hal berbahaya selama digunakan sesuai takaran dan fungsinya. Penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam memahami fungsi suatu produk.
Popularitas dan tampilan visual yang menarik seharusnya tidak mengaburkan tujuan utama Whip Pink sebagai alat bantu kuliner. Edukasi penggunaan yang benar menjadi kunci agar produk ini tetap aman, bermanfaat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
Demikian informasi mengenai Whip Pink dan kandungan di dalam tabung berwarna pink tersebut. Semoga informasi ini menjawab rasa penasaran Anda mengenai produk whipping cream satu ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing
-
Siapa Ayah Sambung Syifa Hadju? Ini Profil Andre Ariyantho yang Jadi Sorotan
-
Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah