- Penyelesaian fisik jaringan pipa gas Cirebon-Semarang tahap II ditargetkan Maret 2026, operasional jual beli gas dimulai Juli.
- Proyek Cisem II sepanjang 245 km senilai Rp 2,8 triliun ini didanai APBN dan merupakan proyek strategis nasional.
- Pipa Transmisi Gas Bumi Dusem ditargetkan selesai 2027, menjadi tulang punggung distribusi energi Sumatera-Jawa.
Suara.com - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan operasional jual beli gas mulai dilakukan pada Juli.
Pasalnya, pembangunan jaringan pipa gas bumi Cirebon-Semarang tahap II atau Cisem II ditargetkan selesai pada Maret 2026.
"Cisem II sesuai target, on target. Dan Insya Allah tahun ini selesai, Maret fisik sudah selesai, Juni sudah boleh jual beli gas," ujarnya saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (21/1/2026).
Jaringan pipa gas bumi Cisem II berada di ruas Batang-Kandang Haur Timur yang membentang sepanjang 245 kilometer dan merupakan kelanjutan dari proyek Cisem I. Proyek Cisem II digarap Kementerian ESDM dan termasuk proyek strategis nasional.
Pembangunannya menelan biaya Rp 2,8 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dilaksanakan dengan skema pengadaan konstruksi terintegrasi Rancang dan Bangun (design and build).
Sementara untuk pembangunan proyek strategis nasional Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Dumai – Sei Mangkei atau Dusem ditargetkan rampung pada 2027.
"Yang Dusem tahun ini mulai EPC (Engineering, Procurement, and Construction) dan 2027 selesai. Insya Allah 2028 gas dari Andaman masuk Maret kan ke Dusem," kata Laode.
Jaringan pipas gas Dusem juga termasuk dalam proyek strategis nasional yang terbentang sepanjang 541 km. Jaringan pipas gas tersbut diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi energi menghubungkan sumber gas di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dengan kawasan industri strategis di Aceh, Sumatera Utara hingga Riau.
Pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Dusem dibiayai oleh APBN. Pembangunannya terbagi atas dua tahap, pertama SKG Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu sepanjang kurang lebih 279,8 km yang digarap KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Nindya Karya.
Baca Juga: Pipa Gas TGI Meledak, ESDM Jamin Produksi Lapangan Migas Rokan Bisa Operasi Lusa
Segmen kedua, Stasiun Labuhan Batu sampai dengan Fasilitas di Duri sepanjang kurang lebih 262 km dikerjakan KSO PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor – PT Brantas Abipraya (Persero) – PT Sumber Bangun Sentosa – PT Singgar Mulia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tiket KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Ludes 625 Ribu, 18 Maret Jadi Tanggal Favorit
-
Pensiunan Didorong Tetap Produktif Lewat Program Pemberdayaan
-
BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari
-
InJourney Hospitality Kembalikan Operasikan Hotel Bersejarah di Dekat Malioboro
-
Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
-
Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih
-
PT TASPEN Imbau Pensiunan Waspada Penipuan, Tegaskan THR Langsung Masuk ke Rekening
-
Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat
-
Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok
-
Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik