- Demam
- Sakit kepala
- Batuk dan sakit tenggorokan
- Nyeri otot
- Mual atau muntah
- Sesak napas
- Kesulitan menelan
Pada kondisi yang lebih berat, infeksi dapat menyebabkan peradangan otak (ensefalitis). Gejalanya meliputi kantuk berlebihan, sulit fokus, disorientasi, hingga perubahan suasana hati. Dalam kasus parah, virus Nipah dapat berujung pada kematian.
Cara Mencegah Terpapar Virus Nipah
Pencegahan virus Nipah pada dasarnya berfokus pada pengurangan kontak dengan sumber penularan dan menjaga kebersihan diri. Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Hindari Kontak Langsung dengan Hewan Berisiko
Kelelawar dan hewan ternak seperti babi merupakan sumber penularan utama. Sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan hewan-hewan tersebut, terutama jika terlihat sakit. Jika terpaksa harus berinteraksi, gunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker.
2. Pastikan Makanan Bersih dan Matang
Selalu cuci buah dan sayuran hingga bersih, lalu kupas jika memungkinkan. Buang buah yang terlihat memiliki bekas gigitan kelelawar. Untuk produk hewani, pastikan daging dimasak sampai benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging mentah atau setengah matang karena berisiko membawa virus.
Selain itu, jangan mengonsumsi nira atau air aren mentah langsung dari pohon. Sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum diminum.
3. Terapkan Kebersihan Tangan dan Etika Batuk
Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah menyentuh hewan, sebelum makan, dan setelah berinteraksi dengan orang sakit. Jika tidak tersedia air, gunakan hand sanitizer. Biasakan juga menerapkan etika batuk dan bersin, serta memakai masker saat sedang tidak enak badan, terutama bagi kelompok rentan.
Baca Juga: Waspada Virus Nipah: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan yang Penting Diketahui
4. Gunakan APD saat Membersihkan Kotoran Hewan
Saat membersihkan urine atau kotoran hewan yang berisiko, gunakan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan, sepatu boots, dan pelindung wajah untuk meminimalkan paparan cairan tubuh.
5. Lindungi Diri saat Merawat Pasien
Bagi tenaga kesehatan, keluarga yang merawat pasien, serta petugas laboratorium, penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) harus dilakukan dengan benar. Ini termasuk penggunaan APD dan prosedur penanganan spesimen yang aman.
Itulah beberapa cara mencegah terpapar virus Nipah yang bisa kita lakukan. Dengan memahami cara mencegah terpapar virus Nipah dan menerapkan pola hidup bersih serta aman, risiko penularan dapat ditekan semaksimal mungkin. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Glowing untuk Lebaran, Hasil Makeup Tampak Flawless
-
6 Cara Masak Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Kunci Awet Berhari-hari
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?
-
Cara Menjawab 'THR-nya Mana?' Begini Respons Tetap Sopan dan Mudah Dipahami