Lifestyle / Komunitas
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:15 WIB
Ilustrasi virus (freepik)
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk dan sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Mual atau muntah
  • Sesak napas
  • Kesulitan menelan

Pada kondisi yang lebih berat, infeksi dapat menyebabkan peradangan otak (ensefalitis). Gejalanya meliputi kantuk berlebihan, sulit fokus, disorientasi, hingga perubahan suasana hati. Dalam kasus parah, virus Nipah dapat berujung pada kematian.

Cara Mencegah Terpapar Virus Nipah

Pencegahan virus Nipah pada dasarnya berfokus pada pengurangan kontak dengan sumber penularan dan menjaga kebersihan diri. Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Hindari Kontak Langsung dengan Hewan Berisiko

Kelelawar dan hewan ternak seperti babi merupakan sumber penularan utama. Sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan hewan-hewan tersebut, terutama jika terlihat sakit. Jika terpaksa harus berinteraksi, gunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker.

2. Pastikan Makanan Bersih dan Matang

Selalu cuci buah dan sayuran hingga bersih, lalu kupas jika memungkinkan. Buang buah yang terlihat memiliki bekas gigitan kelelawar. Untuk produk hewani, pastikan daging dimasak sampai benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging mentah atau setengah matang karena berisiko membawa virus.

Selain itu, jangan mengonsumsi nira atau air aren mentah langsung dari pohon. Sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum diminum.

3. Terapkan Kebersihan Tangan dan Etika Batuk

Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah menyentuh hewan, sebelum makan, dan setelah berinteraksi dengan orang sakit. Jika tidak tersedia air, gunakan hand sanitizer. Biasakan juga menerapkan etika batuk dan bersin, serta memakai masker saat sedang tidak enak badan, terutama bagi kelompok rentan.

Baca Juga: Waspada Virus Nipah: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan yang Penting Diketahui

4. Gunakan APD saat Membersihkan Kotoran Hewan

Saat membersihkan urine atau kotoran hewan yang berisiko, gunakan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan, sepatu boots, dan pelindung wajah untuk meminimalkan paparan cairan tubuh.

5. Lindungi Diri saat Merawat Pasien

Bagi tenaga kesehatan, keluarga yang merawat pasien, serta petugas laboratorium, penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) harus dilakukan dengan benar. Ini termasuk penggunaan APD dan prosedur penanganan spesimen yang aman.

Itulah beberapa cara mencegah terpapar virus Nipah yang bisa kita lakukan. Dengan memahami cara mencegah terpapar virus Nipah dan menerapkan pola hidup bersih serta aman, risiko penularan dapat ditekan semaksimal mungkin. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More