Lifestyle / Komunitas
Selasa, 27 Januari 2026 | 18:58 WIB
Puasa Tahun ini Tanggal Berapa? (Freepik)

Suara.com - Menjelang pergantian bulan Ramadan 2026, masyarakat mulai melakukan sejumlah persiapan. Salah satu persiapan yang gencar dilakukan adalah menjalani qodho puasa Ramadan tahun lalu. Lantas puasa tahun ini tanggal berapa?

Berdasarkan perkiraan terkini, awal puasa Ramadan 2026 berbeda antara pemerintah dengan organisasi Islam Muhammadiyah. Hingga kini pemerintah belum menetapkan secara resmi jadwal puasa 1447 H. Sementara, Muhammadiyah sudah lebih dulu merilis jadwal puasa Ramadan 2026.

Jadwal Awal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal dan berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) untuk menetapkan awal bulan Ramadan 1447 H. Dari hasil perhitungan yang dilakukan, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026 mendatang.

Jadwal ini juga berlaku serentak di seluruh dunia sesuai dengan prinsip kesatuan matlak global. Penetapan awal Ramadan ini juga bersamaan dengan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H yang menurut Muhammadiyah akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026 nanti.

Jadwal Puasa 2026 Versi Kemenag dan NU Masih Menunggu Sidang Isbat

Berbeda dengan ormas Muhammadiyah, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag), baru akan menetapkan awal Ramadan 1447 H melalui mekanisme Sidang Isbat. Sidang tersebut merupakan perpaduan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung hilal atau bulan sabit) di sejumlah titik di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, berpendapat bahwa meski kalender Hijriah pemerintah dan beberapa ormas Islam sudah lebih  menetapkan awal Ramadan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026, namun keputusan resmi tetap harus menunggu hasil dari Sidang Isbat.

Diketahui, sidang Isbat awal Ramadan 1447 H sendiri dijadwalkan dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Umumnya, sidang ini akan melibatkan berbagai elemen mulai dari ulama, pakar astronomi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Berapa Kg Beras untuk Bayar Fidyah Puasa 30 Hari? Ini Bacaan Niat dan Panduan Lengkapnya

Sejalan dengan pemerintah, NU biasanya memiliki hasil yang sema. Pasalnya, NU dan pemerintah sama-sama mengandalkan observasi bulan (rukyatul hilal) untuk menentukan jadwal puasa, idul fitri dan bulan hijriah lainnya.

Perkiraan Puasa Menurut Tanggal Internasional

Secara global, awal Ramadan 2026 diperkirakan jatuh antara tangga 18 atau 19 Februari 2026. Sebagai contoh, Muslim Aid memaparkan bahwa awal Ramadan jatuh sekitar tanggal 19 Februari 2026. Sementara, Human Relief Foundation memprediksi bahwa Ramadan dimulai pada malam Rabu, 18 Februari 2026, dan berakhir pada malam Kamis, 19 Maret 2026.

Di sisi lain, Dubai’s Islamic Affairs and Charitable Activities Department (IACAD), menetapkan Ramadan dimulai antara tanggal 17, 18 atau 19 Februari 2026, dengan kemungkinan besarnya jatuh pada tanggal 18 Februari. Dari seluruh perkiraan, dapat disimpulkan bahwa tanggal pasti awal Ramadan tergantung pada penampakan hilal (bulan).

Sisa Waktu Menuju Puasa 2026

Merujuk Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026. Apabila dihitung mundur sejak Selasa, 27 Januari 2026, maka puasa wajib diperkirakan dimulai dalam waktu sekitar 23 hari lagi. Sementara warga Muhammadiyah, mulai berpuasa 22 hari lagi.

Load More