Suara.com - Produk Whip Pink sampai saat ini masih banyak diperbincangkan menyusul keberadaannya yang juga menjadi sorotan pada kabar duka salah satu selebgram beberapa waktu lalu. Perlu Anda tahu, komponen utama Whip Pink yang diklaim untuk whipping cream sajian kue ini adalah Nitrogen Oxide (N2O).
Selama digunakan dengan tepat dan sesuai takaran, Nitrogen Oxide sebenarnya tidak berbahaya. Gas ini juga menjadi salah satu kebutuhan medis.
Namun, seperti senyawa kimia pada umumnya, penggunaan Nitrogen Oxide yang tidak sesuai ketentuan dan berlebihan ternyata bisa membahayakan kesehatan.
Salah satu bahaya yang bisa ditimbulkan zat komponen Whip Pink ini adalah kekurangan oksigen, gangguan saraf, hingga hilang kesadaran. Untuk tahu lebih lanjut mengenai Nitrogen Oxide, simak informasi berikut.
Apa itu Nitrogen Oxide?
Nitrogen Oxide yang memiliki rumus kimia NO lebih dikenal sebagai nitrous oxide atau gas dinitrogen monoksida. Senyawa ini berbentuk gas tidak berwarna, berbau sedikit manis, dan bersifat stabil pada suhu ruang.
Dalam industri makanan, Nitrogen Oxide digunakan sebagai gas pendorong (propellant) pada produk whipping cream karena mampu menciptakan tekstur krim yang ringan, mengembang, dan konsisten tanpa memengaruhi rasa.
Selain di bidang kuliner, Nitrogen Oxide juga telah lama dimanfaatkan dalam dunia medis, khususnya sebagai gas anestesi ringan dan analgesik.
Meski tergolong aman jika digunakan sesuai standar, Nitrogen Oxide tetap merupakan senyawa kimia yang penggunaannya diatur secara ketat karena dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila disalahgunakan atau terpapar dalam jumlah berlebihan.
Baca Juga: Temuan Tabung Whip Pink di TKP Lula Lahfah Jadi Pintu Masuk Aturan Baru Penindakan Hukum
Manfaat Nitrogen Oxide
Berikut adalah berbagai manfaat Nitrogen Oxide jika digunakan sesuai ketentuan dan tidak berlebihan.
- Membantu proses pengembangan whipping cream, sehingga menghasilkan tekstur lembut dan stabil pada kue maupun minuman.
- Tidak bereaksi dengan lemak dan rasa, sehingga kualitas dan cita rasa produk makanan tetap terjaga.
- Digunakan dalam dunia medis, terutama sebagai anestesi ringan untuk mengurangi rasa nyeri pada prosedur tertentu.
- Memiliki efek analgesik cepat, sehingga sering dimanfaatkan dalam tindakan medis darurat dengan pengawasan tenaga profesional.
- Lebih stabil dibanding gas lain, sehingga aman disimpan dalam tabung bertekanan sesuai standar industri.
- Efisien untuk produksi pangan, karena membantu mempercepat penyajian tanpa perlu proses pengocokan manual yang lama.
- Telah melalui regulasi keamanan, baik dalam industri makanan maupun medis, sehingga penggunaannya dapat dikontrol secara jelas bila mengikuti ketentuan yang berlaku.
Bahaya Nitrogen Oxide
Di balik manfaatnya, Nitrogen Oxide juga memiliki potensi bahaya jika digunakan tidak sesuai aturan, di antaranya:
- Menghambat suplai oksigen ke tubuh, terutama bila terhirup dalam jumlah besar atau tanpa ventilasi yang memadai.
- Menimbulkan gangguan sistem saraf, seperti kesemutan, pusing, dan gangguan koordinasi tubuh.
- Menyebabkan hilang kesadaran, terutama akibat penggunaan berlebihan atau paparan langsung tanpa pengawasan.
- Berisiko menurunkan kadar vitamin B12, yang dalam jangka panjang dapat memicu gangguan saraf dan anemia.
- Memicu gangguan pernapasan, khususnya pada individu dengan kondisi kesehatan tertentu.
- Berpotensi disalahgunakan, karena efek euforia sesaat yang muncul jika tidak digunakan sesuai fungsi aslinya.
- Membahayakan keselamatan, baik bagi pengguna maupun lingkungan sekitar, jika penyimpanan dan pemakaian tidak mengikuti standar keamanan.
Dengan memahami manfaat dan bahayanya, penggunaan Nitrogen Oxide dalam produk seperti Whip Pink sebaiknya selalu dilakukan secara bijak, sesuai fungsi, dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Selain itu, segera hubungi pihak terkait jika Anda merasakan efek samping setelah menggunakan produk dengan kandungan Nitrogen Oxide.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Profil Catherine O'Hara, Pemain Home Alone yang Meninggal Dunia
-
5 Rekomendasi Parfum Wangi Bayi untuk Dewasa, Aromanya Segar dan Tahan Lama
-
7 Sepatu Lari Maraton Murah Rasa Premium Sekelas Adidas Adizero Adios
-
4 Krim Malam untuk Hempas Garis Halus dan Kerutan Usia 45 Tahun, Bikin Wajah Kencang
-
Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK
-
Dari Kecantikan hingga Gaya Hidup, Ruang Belanja Baru Ini Ajak Konsumen Lebih Bebas Bereksplorasi
-
10 Rekomendasi Menu Buka Puasa dengan Mahsuri Sachet
-
Imlek 2026 Sebentar Lagi, Grand Indonesia Hadirkan Perayaan Budaya Peranakan Penuh Hiburan Seru
-
POLLING: Apa Strategi Mudik 2026 Biar THR Lebaran Tidak Amblas?
-
Terpopuler: Produk Viva Paling Ampuh buat Flek Hitam hingga Urutan yang Benar Pakai Retinol