Suara.com - Rilisnya dokumen kejahatan seksual milik Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) masih menjadi perbincangan hangat, terlebih ada sejumlah nama publik Indonesia yang disebutkan di dalamnya. Jika Anda tertarik mengetahui isi dokumen Epstein, pastikan download melalui link resmi.
Bagi Anda yang belum tahu, dokumen Epstein adalah berkas yang berjumlah lebih dari 3 juta halaman dengan 180.000 foto dan 2.000 video. Berkas ini akhirnya dirilis ke publik sebagai tindak lanjut dari Transparency Act yang disahkan pada November 2025 lalu. Dokumen ini berisi bukti investigasi yang dikumpulkan selama bertahun-tahun oleh FBI dan otoritas hukum AS.
Link download Epstein Files Resmi
Publik disarankan untuk mengakses dokumen hanya melalui portal resmi Epstein Library di laman Departemen Kehakiman Amerika Serikat berikut.
https://www.justice.gov/epstein
File-file ini telah tersedia dalam format PDF dan melalui proses penyuntingan demi melindungi identitas korban.
Fakta-Fakta dalam dokumen Epstein
Jika Anda tidak memiliki waktu untuk membaca seluruh isi dokumen Epstein, berikut adalah beberapa informasi yang sebaiknya Anda tahu.
1. Nama Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files
Berkas Epstein mencatat nama Indonesia sebanyak 902 kali dalam berbagai konteks administratif dan ekonomi, seperti pengiriman barang, invoice, dan laporan keuangan.
Dokumen DOJ menunjukkan rujukan Indonesia dalam laporan lembaga keuangan besar seperti Deutsche Bank dan JP Morgan, terutama terkait kondisi ekonomi dan politik, termasuk Pilpres 2014 yang dimenangkan Joko Widodo. Selain itu, nama Hary Tanoesoedibjo muncul dalam laporan FBI tahun 2020 sebagai figur bisnis dan relasi Donald Trump, dengan status laporan tidak rahasia.
Baca Juga: Siapa Keluarga Rothschild yang Disebut dalam Epstein Files? Ini Profilnya
2. Bali Muncul Berulang dalam Dokumen Epstein
Sejumlah dokumen Epstein secara spesifik menyebut Bali, termasuk foto-foto dengan kode file tertentu yang menggambarkan aktivitas dan lokasi di Pulau Dewata. Salah satu berkas memuat keterangan eksplisit terkait latihan kelompok di Bali. File lain berjudul Clinton Far East berisi puluhan foto lanskap, arsitektur pura, resor, dan aktivitas pantai. Meski belum ada konfirmasi resmi, foto-foto ini diduga diambil pada era 2000-an dan mengindikasikan aktivitas jaringan Epstein di Asia Tenggara.
3. Email Epstein dan Rothschild soal Hitler
Pertukaran email antara Epstein dan Ariane de Rothschild membahas klaim bahwa Adolf Hitler pernah tinggal di penampungan yang didanai tiga keluarga Yahudi kaya. Rothschild menepis klaim tersebut sebagai teori konspirasi, namun Epstein bersikeras bahwa cerita itu benar. Dokumen juga mengungkap kerja sama bisnis Epstein dan Grup Rothschild senilai US$25 juta melalui Southern Trust Company Inc.
4. Simulasi Pandemi Dibahas Sejak 2017
Email Epstein kepada Bill Gates pada Maret 2017 mengungkap pembahasan simulasi pandemi, tiga tahun sebelum Covid-19. Selain pandemi, proposal tersebut mencakup senjata neuroteknologi, data kesehatan digital, penyakit kronis, dan ekonomi kesehatan. Epstein menyebut dirinya bekerja dengan sejumlah ahli untuk mengembangkan proyek-proyek tersebut dan menawarkan bantuan lanjutan.
5. UEA, MBS, dan Kasus Khashoggi
Epstein menyebut penguasa UEA Mohammed bin Zayed (MBZ) kemungkinan “menjebak” Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. Dalam email, Epstein mengusulkan narasi pembunuhan sebagai operasi intelijen gagal dan menyebut Khashoggi sebagai teroris. Dokumen juga mencatat permintaan pertemuan mendesak dari MBZ kepada Epstein pascakejadian.
6. Elon Musk dan Undangan ke Pulau Epstein
Email tahun 2012 menunjukkan Elon Musk bertanya tentang “pesta terliar” di pulau Epstein. Epstein bahkan menanyakan kebutuhan helikopter untuk tamu. Meski Musk mengakui pernah diundang, ia menyatakan menolak datang ke pulau tersebut dan menginginkan suasana yang lebih tenang.
7. Klaim Penyakit Menular Seksual Bill Gates
Dokumen memuat email yang mengklaim Bill Gates tertular penyakit menular seksual dan mencoba menutupinya. Namun juru bicara Gates membantah keras tuduhan tersebut dan menyebutnya tidak masuk akal serta berasal dari sumber yang tidak kredibel.
8. Epstein Menerima Kiswah Ka’bah
Berkas Epstein mengungkap pengiriman tiga potong Kiswah Ka’bah dari Arab Saudi ke Epstein melalui kontak di UEA. Email menunjukkan proses pengiriman, bea cukai, dan makna religius kain tersebut. Tidak dijelaskan hubungan Epstein dengan pengirim atau tujuan pemberian kain suci tersebut.
9. Jared Kushner dan Chabad-Lubavitch
Memo FBI menyebut dugaan keterlibatan menantu Trump, Jared Kushner, dan kelompok Chabad-Lubavitch dalam upaya memengaruhi kepresidenan Trump. Kelompok ini disebut memiliki hubungan erat dengan elite politik Rusia dan Israel, serta tokoh seperti Vladimir Putin.
10. Dugaan Epstein Agen Mossad
Dokumen FBI menyebut klaim bahwa Epstein adalah agen Mossad dan memiliki hubungan dekat dengan mantan PM Israel Ehud Barak. Epstein sendiri pernah meminta Barak menjelaskan bahwa ia tidak bekerja untuk Mossad. Klaim ini dikaitkan dengan kesepakatan hukum Epstein tahun 2008.
11. Pangeran Inggris dan Wanita Rusia
Dokumen mengungkap Epstein mengatur pertemuan antara Pangeran Andrew dan wanita Rusia. Email menunjukkan kedekatan Epstein dengan keluarga kerajaan Inggris, termasuk komunikasi dengan Sarah Ferguson, mantan istri Andrew, yang menyebut Epstein sebagai sahabat istimewa.
12. Richard Branson Disebut dalam Email
Pendiri Virgin Group, Richard Branson, muncul dalam korespondensi dengan Epstein. Branson menyebut pertemuan mereka menyenangkan, namun Virgin Group menegaskan hubungan tersebut terbatas dan bersifat bisnis atau acara amal.
13. Pembayaran ke Lord Mandelson
Epstein tercatat membayar total US$75.000 kepada rekening yang terkait dengan Lord Mandelson, mantan Dubes Inggris untuk AS. Pembayaran dilakukan dalam tiga tahap antara 2003–2004.
14. Nama Trump Disebut Ratusan Kali
Donald Trump disebut ratusan kali dalam Epstein Files, termasuk dalam laporan FBI berisi tuduhan pelecehan seksual. DOJ menegaskan klaim tersebut tidak berdasar dan Trump secara konsisten membantah keterlibatan.
15. Pembicaraan Hukum Sebelum Epstein Tewas
Kurang dari dua minggu sebelum kematiannya, pengacara Epstein bertemu jaksa federal Manhattan membahas kemungkinan kerja sama dan penyelesaian kasus. Negosiasi ini berlangsung hanya beberapa hari sebelum Epstein ditemukan tewas di sel tahanan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?
-
5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan