- Festival Dugderan 2026 di Alun-alun Kauman Semarang berlangsung hingga 16 Februari, mengusung tema toleransi dan budaya.
- Festival ini menyajikan nuansa tempo dulu melalui musik dangdut lawas, busana pejabat, dan mainan tradisional untuk nostalgia.
- Acara ini menjadi panggung rakyat bagi UMKM, serta merupakan tradisi penanda Ramadan yang kini diperjuangkan jadi Warisan Budaya Indonesia.
Di balik kemeriahannya, Dugderan punya makna yang lebih dalam. Tradisi ini sudah ada sejak masa kolonial dan selalu jadi penanda datangnya Ramadan bagi warga Semarang. Perpaduan budaya Jawa, Arab, dan Tionghoa terasa kuat di dalamnya.
Karena nilai sejarah dan budayanya yang besar, Pemkot Semarang kini juga tengah memperjuangkan Dugderan agar mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Indonesia.
“Sekarang kita sedang berjuang pasar Dugderan ini menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia. Kalau sudah jadi warisan budaya, siapa pun wali kotanya wajib mengadakan Dugderan,” tegas Agustina.
Puncaknya: Arak-Arakan Penuh Warna
Festival ini nantinya akan ditutup dengan arak-arakan Dugderan dari Balaikota menuju Masjid Kauman—momen yang selalu ditunggu karena penuh warna, kostum unik, dan semangat kebersamaan warga.
“Mudah-mudahan ini tetap ramai sampai tanggal 16. Nanti kita akhiri dengan arak-arakan Dugderan,” tandas Agustina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast