- Keluarga berperan krusial membangun literasi keuangan anak melalui praktik nyata sehari-hari, bukan sekadar teori di kelas.
- Indeks literasi keuangan pelajar Indonesia masih rendah (56,42%), menuntut pendekatan ekosistem melibatkan keluarga dan sekolah.
- Program JA SparktheDream menargetkan 2.300 siswa SMP hingga 2026 melalui edukasi holistik dengan melibatkan guru dan orang tua.
Suara.com - Di tengah kemudahan transaksi digital dan beragam pilihan finansial yang kini bisa diakses hanya lewat gawai, anak-anak semakin cepat bersentuhan dengan uang, namun belum tentu memahami cara mengelolanya.
Di sinilah peran keluarga menjadi krusial. Literasi keuangan tidak cukup dikenalkan lewat teori di ruang kelas, tetapi perlu dibangun melalui praktik sederhana yang hidup dalam keseharian anak, dimulai dari rumah.
Melibatkan anak dalam diskusi keuangan keluarga, mengajarkan pencatatan sederhana pengeluaran, hingga membiasakan pengambilan keputusan finansial kecil dengan pendampingan orang tua, menjadi fondasi penting agar anak memahami nilai dan fungsi uang secara nyata.
Pendekatan ini membantu anak melihat bahwa mengelola keuangan bukan sekadar hitung-hitungan, melainkan kebiasaan dan sikap yang akan memengaruhi masa depan mereka.
Hal tersebut sejalan dengan pandangan Dewi R.D. Amelia, CFP, yang menekankan bahwa pengelolaan keuangan tidak ditentukan oleh besar kecilnya penghasilan, melainkan oleh kebiasaan sehari-hari.
Menurutnya, memahami ke mana uang digunakan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mulai memikirkan perlindungan keuangan merupakan praktik dasar yang sangat menentukan rasa aman di masa depan.
“Keputusan-keputusan kecil yang diambil hari ini, mulai dari menentukan prioritas, menabung, hingga merencanakan tujuanakan berdampak besar bagi ketenangan hidup di kemudian hari,” jelasnya.
Untuk itu, literasi keuangan perlu disampaikan secara praktis, relevan, dan bisa langsung diterapkan. Tantangan literasi keuangan ini semakin terasa di era digital.
Rudy F. Manik, Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, menyoroti bahwa anak-anak kini tumbuh di tengah ekosistem keuangan yang semakin kompleks.
Baca Juga: 7 Tanda Keuangan Sehat yang Wajib Disyukuri di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital, termasuk dompet digital, membawa peluang sekaligus risiko jika tidak dibarengi pemahaman yang memadai.
Kondisi ini tercermin dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan indeks literasi keuangan pelajar dan mahasiswa masih berada di angka 56,42%.
Melihat kondisi tersebut, pendekatan berbasis ekosistem menjadi semakin relevan, menghubungkan peran keluarga, sekolah, dan pelaku industri jasa keuangan.
Inilah yang diusung oleh PT FWD Insurance Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) melalui program JA SparktheDream, yang tahun ini memasuki tahun keempat pelaksanaannya.
Pada tahun keempat ini, JA SparktheDream menargetkan lebih dari 2.300 siswa sekolah menengah pertama di berbagai kota, mulai dari Jabodetabek, Bandung dan Cimahi, hingga Semarang, Surabaya, Sidoarjo, dan Denpasar, dengan pelaksanaan program berlangsung hingga November 2026.
Program ini dirancang untuk memberikan edukasi literasi keuangan secara holistik melalui empat sesi pembelajaran interaktif di kelas, yang dipadukan dengan platform pembelajaran daring serta aktivitas rumah bersama keluarga sebagai bagian integral dari proses belajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tips Liburan Hemat dan Seru Bersama Keluarga di Resor Mewah Macau
-
Liburan Sekolah Makin Seru! Intip Keseruan Dunia 'Minions & Monsters' yang Hadir di Jakarta
-
Sumur Bor Kedalaman 20 Meter Pakai Pompa Air Apa? Segini Biaya yang Perlu Kamu Siapkan
-
Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Kenapa Cushion Cepat Oksidasi? Ini Penyebab dan 3 Rekomendasi untuk Makeup Anti Kusam
-
6 Shio yang Gampang Dapat Keberuntungan, Anak Emas Alam Semesta
-
4 Lipstik Wardah di Alfamart dengan Formula Transferproof hingga Foodproof
-
Apakah Sunscreen Wardah Boleh untuk Anak? Ini Batasan Usia dan 3 Rekomendasi Produknya
-
6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
-
Bedak Two Way Cake yang Bisa Menutupi Flek Hitam, Ini 5 Pilihan Terbaik dari Harga Termurah