Lifestyle / Male
Selasa, 10 Februari 2026 | 10:46 WIB
Sepeda Polygon Urbano 5

Suara.com - Memilih sepeda untuk aktivitas sehari-hari tidak harus mahal, apalagi jika kebutuhan utamanya adalah mobilitas ringan dan kenyamanan. Banyak orang kini mencari sepeda Polygon termurah untuk harian karena dikenal awet, mudah dirawat, andal, serbaguna dan cocok digunakan di berbagai kondisi jalan.

Polygon sendiri memiliki lini sepeda yang cukup lengkap, mulai dari city bike hingga mountain bike entry level. Artikel ini membahas sepeda Polygon termurah untuk harian yang layak dipertimbangkan, baik untuk berangkat kerja, bersepeda santai, maupun aktivitas ringan di sekitar rumah.

1. Polygon Monarch M3

Polygon Monarch M3.

Desain simpel dan fungsional membuat Polygon Monarch M3 cocok digunakan untuk kebutuhan harian. Tipe sepeda gunung entry level ini menggunakan rangka baja yang kokoh, sehingga terasa stabil saat dikendarai di jalan aspal maupun permukaan yang sedikit tidak rata.

Sepeda ini dibekali sistem transmisi multi speed yang cukup membantu saat menghadapi tanjakan ringan. Ban berukuran standar dengan tapak serbaguna mendukung kenyamanan berkendara harian. Pedalnya kokoh dan nyaman untuk pemakaian rutin. Dengan harga sekitar Rp2,1 juta, Monarch M3 menjadi opsi paling terjangkau bagi Anda yang mencari sepeda fungsional tanpa fitur berlebihan.

2. Polygon RELIC24

Polygon RELIC24

Pendekatan praktis terlihat pada Polygon RELIC24 yang dirancang sebagai sepeda harian dengan ukuran ringkas. Ukuran rodanya membuat sepeda ini mudah dikendalikan dan cocok untuk pengendara pemula atau remaja.

Tipe sepeda ini menggunakan sistem kecepatan sederhana yang minim perawatan, namun tetap cukup untuk penggunaan sehari-hari. Ban cukup lebar untuk menjaga keseimbangan, sementara pedalnya ringan saat dikayuh. Dengan banderol sekitar Rp2,9 juta, RELIC24 masuk kategori sepeda Polygon termurah untuk harian yang nyaman dan praktis.

3. Polygon Cascade 3

Polygon Cascade 3.

Keseimbangan antara kenyamanan dan performa menjadi daya tarik Polygon Cascade 3. Rangka berbahan alloy membuat bobot sepeda lebih ringan dibandingkan rangka baja, sehingga lebih nyaman dikendarai jarak menengah.

Sepeda ini mengusung sistem transmisi multi speed yang lebih variatif, membantu pengendara menyesuaikan kecepatan di berbagai kondisi jalan. Ban berprofil sedang memberikan traksi yang baik di aspal maupun jalan berbatu ringan. Dengan harga sekitar Rp3,6 juta, Cascade 3 cocok bagi Anda yang ingin sepeda harian dengan spesifikasi sedikit lebih tinggi.

4. Polygon Xtrada 5

Polygon Xtrada 5

Bagi pengguna yang ingin sepeda harian dengan rasa sepeda gunung modern, Polygon Xtrada 5 bisa menjadi pilihan. Rangka alloy yang dirancang ergonomis memberikan posisi berkendara nyaman untuk jarak lebih jauh.

Baca Juga: 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau

Transmisi yang digunakan menawarkan perpindahan gigi halus dan responsif, cocok untuk medan perkotaan yang bervariasi. Ban lebar dan grip kuat membuat sepeda ini stabil, meski digunakan di jalan rusak ringan. Dengan harga sekitar Rp6,4 juta, Xtrada 5 memang bukan yang termurah, tetapi tetap relevan dalam daftar sepeda Polygon termurah untuk harian di kelas menengah.

5. Polygon Premier 5

Polygon Premier 5

Konsep city bike terlihat jelas pada Polygon Premier 5 yang dirancang khusus untuk penggunaan perkotaan. Posisi duduk lebih tegak membantu mengurangi rasa pegal saat digunakan untuk perjalanan rutin.

Sepeda ini dilengkapi sistem kecepatan yang efisien untuk jalan datar hingga tanjakan ringan. Ban relatif tipis sehingga kayuhan terasa ringan dan cepat. Pedalnya dirancang nyaman untuk penggunaan harian tanpa membuat kaki cepat lelah. Dengan harga sekitar Rp4,6 juta, Premier 5 cocok bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi.

Dengan berbagai pilihan di atas, Anda bisa menyesuaikan kebutuhan dan anggaran tanpa harus mengorbankan kualitas. Mulai dari penggunaan santai hingga mobilitas rutin, sepeda Polygon termurah untuk harian tetap menawarkan rangka kuat, komponen memadai, dan kenyamanan berkendara. 

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Load More