- Perempuan memegang peran krusial dalam produksi gula semut di Sabu Raijua, terutama pada tahap pascapanen.
- Peran perempuan dalam rantai produksi ini mendorong kemandirian ekonomi namun menimbulkan tantangan beban ganda (triple burden).
- Program pendanaan memprioritaskan kelompok perempuan agar mendapat manfaat setara dan meningkatkan literasi keuangan.
Di samping bekerja di kebun dan mengolah gula, mereka bertanggung jawab penuh atas tugas domestik seperti pengasuhan anak, penyediaan pangan, dan pembersihan rumah. Bahkan, tugas fisik berat seperti mengambil air dari sumur atau sungai sering kali dilakukan oleh perempuan dan anak-anak.
Pandangan tersebut disampaikan Latipah dalam acara focus group discussion (FGD) yang digelar oleh GEF SGP Indonesia dan Yayasan Pikul di Kantor DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Rabu 14 Januari 2026.
Ironisnya, besarnya kontribusi ekonomi ini belum sepenuhnya sejalan dengan keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan publik. Sebagian besar perempuan di desa-desa seperti Pedarro dan Eilogo tidak pernah terlibat dalam musyawarah desa. Banyak yang merasa canggung atau merasa suaranya sudah diwakilkan oleh kaum laki-laki.
Keterlibatan perempuan dalam produksi gula semut bukan sekadar urusan dapur, melainkan upaya strategis untuk meningkatkan posisi tawar mereka di masyarakat. Melalui pengolahan produk bernilai tinggi ini, perempuan Sabu Raijua membuktikan diri sebagai motor penggerak ketangguhan komunitas dalam menghadapi tantangan iklim dan ekonomi yang keras di pulau mereka.
Kelompok perempuan harus mendapat manfaat setara
Menjelang berakhirnya program pada Juni 2026, GEF SGP Indonesia memang menempatkan perempuan menjadi salah satu kelompok yang bakal diprioritaskan. Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, menjelaskan salah satu strategi utama mereka yakni inklusi sosial.
“Kami ingin memastikan memastikan kelompok seperti perempuan, pemuda, dan penyandang bisa terlibat aktif dan mendapat manfaat setara. Jadi keberlanjutan bukan hanya tentang proyek yang berjalan, tetapi tentang pembangunan kapasitas masyarakat untuk mengelola dan mengembangkan inisiatif secara mandiri,” ujar Sidi.
Selain inklusi, strategi utama lainnya GEF SGP Indonesia yakni transformasi ekonomi melalui pengembangan model bisnis berkelanjutan dan rantai nilai yang adil bagi masyarakat serta perlembagaan kebijakan agar praktik baik program dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah.
“Proyek ini menempatkan perempuan sebagai pusat dari rantai nilai. Dengan membekali kelompok perempuan melalui peralatan yang lebih baik, pengetahuan pengemasan, dan literasi keuangan, proyek ini memastikan bahwa nilai tambah ekonomi tetap berada di dalam rumah tangga,” terang dia.
Baca Juga: Menenun Identitas: Perempuan Sumba, Warna Alam, dan Warisan yang Tak Pernah Putus
Berita Terkait
-
Menenun Identitas: Perempuan Sumba, Warna Alam, dan Warisan yang Tak Pernah Putus
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon
-
Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus