Suara.com - Nama brand perhiasan mewah dunia Tiffany & Co tengah menjadi sorotan karena tiga gerainya di Jakarta disegel oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kanwil Jakarta akibat dugaan pelanggaran administrasi impor.
Penyegelan itu menyasar tiga titik strategis toko perhiasan Tiffany & Co di Jakarta yakni di Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Pacific Place.
Di tengah kabar tersebut, banyak masyarakat yang penasaran: sebenarnya apa saja koleksi perhiasan yang membuat Tiffany & Co begitu mendunia? Simak penjelasan berikut ini.
Ragam Koleksi Ikonik Perhiasan Tiffany & Co
Secara garis besar, produk perhiasan Tiffany & Co dikelompokkan ke dalam sejumlah kategori utama, mulai dari kalung, gelang, anting, cincin, perhiasan berbahan perak, hingga perhiasan pria.
Meski begitu daya tarik terbesar Tiffany sebenarnya terletak pada lini koleksi tematiknya yang sarat makna, lengkap dengan cerita dan filosofi kuat di balik setiap desainnya.
Berikut beberapa koleksi paling ikonik dikutip dari website tiffany.com.
1. HardWear by Tiffany
Terinspirasi dari energi kota New York, koleksi ini identik dengan desain rantai besar, bold, dan berkarakter kuat. Mengadaptasi desain tahun 1962, HardWear merepresentasikan kekuatan cinta dan ketangguhan. Nuansanya edgy, modern, dan cocok untuk generasi muda urban.
2. Lock by Tiffany
Baca Juga: Koleksi Perhiasan Tex Saverio Ini Dibuat Demi Masa Depan Anak-anak NTT
Terinspirasi dari gembok arsip tahun 1883, koleksi Lock menjadi simbol perlindungan dan komitmen. Desainnya minimalis namun sarat makna tentang menjaga hal-hal yang paling berharga dalam hidup.
3. T by Tiffany
Mengambil motif huruf 'T' dari desain tahun 1975, koleksi ini mencerminkan potensi tak terbatas dan semangat kota New York. Garis-garis tegas yang saling berpotongan menjadi ciri khasnya.
4. Knot by Tiffany
Terinspirasi dari desain pita tahun 1889, Knot melambangkan ikatan yang kuat dan hubungan yang tak tergoyahkan. Desain simpulnya elegan dan romantis.
5. Bird on a Rock
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur
-
Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin
-
Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
-
Bantai Yordania 3-0, Garuda Pertiwi Tantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat
-
4 Rekomendasi Rice Cooker Keramik Anti Lengket untuk Nasi Pulen dan Sehat
-
3 Cushion Non Comedogenic Lokal Aman untuk Kulit Gampang Beruntusan dan Jerawat
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba