4. Munculnya Komentar Bernada Rasis
Alih-alih mereda setelah permintaan maaf, konflik justru semakin melebar. Sejumlah akun yang diasosiasikan sebagai Knetz melontarkan komentar yang dianggap menyerang identitas masyarakat Asia Tenggara.
Beberapa komentar menyentuh stereotip ekonomi, warna kulit, hingga mempertanyakan mengapa penggemar Asia Tenggara mendukung artis Korea. Narasi tersebut memicu kemarahan luas karena dinilai tidak lagi membahas insiden awal, melainkan menyerang martabat kawasan.
Di titik ini, konflik berubah dari debat fandom menjadi isu harga diri regional.
5. Serangan Meluas ke Budaya dan Talenta Lokal
Situasi makin panas ketika aset budaya dan figur publik Asia Tenggara ikut menjadi sasaran ejekan.
Video klip girl group Indonesia No na yang berlatar persawahan misalnya, menjadi bahan komentar bernada stereotip. Aktor Indonesia Baskara Mahendra juga disebut menerima tanggapan negatif yang dikaitkan dengan identitas nasional.
Perdebatan yang awalnya spesifik tentang konser kini berubah menjadi diskusi tentang budaya, ekonomi, dan identitas Asia Tenggara secara keseluruhan.
6. SEAblings Lahir sebagai Simbol Solidaritas
Baca Juga: Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
Di tengah konflik, netizen Asia Tenggara mulai menunjukkan solidaritas lintas negara. Mereka menggunakan istilah SEAblings, gabungan dari “SEA” (Southeast Asia) dan “siblings” (saudara), sebagai simbol persatuan digital.
Istilah ini merujuk pada netizen dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan negara ASEAN lainnya yang bersatu dalam kolom balasan.
Hashtag #SEAblings pun trending di X. Tagar tersebut menjadi semacam “seruan kumpul” bagi netizen Asia Tenggara untuk saling mendukung dan melawan narasi yang dianggap merendahkan kawasan.
7. Strategi Serangan Balik: Angkat Prestasi
Alih-alih hanya membalas dengan amarah, sebagian netizen Asia Tenggara memilih strategi berbeda. Mereka mengangkat prestasi dan pengakuan internasional terhadap talenta regional.
Salah satu yang kembali diangkat adalah kolaborasi rapper Korea LOCO dengan penyanyi Indonesia Feby Putri dalam lagu “No Where”. Warganet menyoroti bagaimana sebelumnya akun-akun Korea memuji kualitas vokal Feby Putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya
-
Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu
-
5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran
-
Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?
-
7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan
-
Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya
-
Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental